DIY Didorong Kreatif Salurkan Bansos untuk Gerakkan Ekonomi Berkelanjutan
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:09 WIB
loading...
Pemda DIY didorong untuk kreatif dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. FOTO : IST
A
A
A
YOGYAKARTA - Pemda DIY didorong untuk kreatif dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) agar mampu membangkitkan perekonomian berkelanjutan. Pemberian bansos di satu sisi dibutuhkan namun dalam jangka panjang bisamembuat masyarakat menjadi ketergantungan.
“Bansos seperti buah simalakama. Dalam jangka panjang pemberian bansos akan memanjakan masyarakat karena menciptakan ketergantungan dan pola hidup konsumtif,” terang Wakil Ketua DPRD DIY DIY Huda Tri Yudiana kepada wartawan dalam sarasehan di Coffe and Resto Taru Martani, Yogyakarta Sabtu (11/7/2020).
Meski demikian Huda menegaskan dalam situasi seperti saat ini, keberadaan Bansos masih sangat dibutuhkan. Pandemi COVID-19 tak hanya berimbas pada masalah kesehatan namun juga ekonomi. Masyarakat yang terdampak pandemi ini juga makin luas termasuk di DIY.
Untuk itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai Pemda DIY perlu berinovasi agar bantuan sosial mampu menumbuhkan rasa sosial di masyarakat dan bisa menggerakan perekonomian secara berkelanjutan. “Dibutuhkan modifikasi bantuan sosial. (Bansos) Dialokasikan untuk program yang sifatnya recovery ekonomi,” terangnya.
Untuk membangkitkan ekonomi skala besar, lanjut Huda perlu dorongan masyarakat. Segala mancam upaya telah dilakukan pemerintah tidak akan berarti tanpa peran masyarakat. “Bagaimana peran serta masyarakat, saling menolong, karena kita tidak tahu sampai kapan (pandemi) selesai. Yang membuat DIY sampai saat ini (bertahan) salah satunya karena rasa gotong royong,” terangnya.(Baca juga : P D Taru Martani Harus Bisa Jadi Bulognya DI Y)
“Bansos seperti buah simalakama. Dalam jangka panjang pemberian bansos akan memanjakan masyarakat karena menciptakan ketergantungan dan pola hidup konsumtif,” terang Wakil Ketua DPRD DIY DIY Huda Tri Yudiana kepada wartawan dalam sarasehan di Coffe and Resto Taru Martani, Yogyakarta Sabtu (11/7/2020).
Meski demikian Huda menegaskan dalam situasi seperti saat ini, keberadaan Bansos masih sangat dibutuhkan. Pandemi COVID-19 tak hanya berimbas pada masalah kesehatan namun juga ekonomi. Masyarakat yang terdampak pandemi ini juga makin luas termasuk di DIY.
Untuk itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai Pemda DIY perlu berinovasi agar bantuan sosial mampu menumbuhkan rasa sosial di masyarakat dan bisa menggerakan perekonomian secara berkelanjutan. “Dibutuhkan modifikasi bantuan sosial. (Bansos) Dialokasikan untuk program yang sifatnya recovery ekonomi,” terangnya.
Untuk membangkitkan ekonomi skala besar, lanjut Huda perlu dorongan masyarakat. Segala mancam upaya telah dilakukan pemerintah tidak akan berarti tanpa peran masyarakat. “Bagaimana peran serta masyarakat, saling menolong, karena kita tidak tahu sampai kapan (pandemi) selesai. Yang membuat DIY sampai saat ini (bertahan) salah satunya karena rasa gotong royong,” terangnya.(Baca juga : P D Taru Martani Harus Bisa Jadi Bulognya DI Y)
Lihat Juga :