Detik-detik Tabrakan Kapal di Pulau Cempedak, Ratusan Penumpang Panik
Selasa, 27 Desember 2022 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Atas peristiwa tersebut, Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Kendari (KSOP) memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapal Uki Raya 23, sementara kapal tongkang hingga kini belum dapat teridentifikasi.
Berdasarkan keterangan nahkoda kapal penumpang Uki Raya 23, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Selasa (27/12/2022). “Tabrakan disebabkan kapal tongkang bermuatan ore nikel, tidak memiliki penerangan atau tidak menyalakan lampu ditambah lagi cuaca yang kurang bersahabat mengakibatkan tubrukan kapal tak dapat terhindarkan,” kata Nahkoda Uki Raya 23, Munir Salam.
Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Tanjung Kunyit, 3 Orang Selamat 2 Hilang
Sementara itu, Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kendari, Heri Wiyanto mengaku, telah melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapal Uki Raya 23 dan memeriksa beberapa saksi lainya untuk mengetahui pasti penyebab tubrukan kapal tersebut.
“KSOP Kendari saat ini tengah berkoordinasi dengan seluruh kantor UPT di wilayah Sulawesi Tenggara untuk mengidentifikasi kapal tongkang yang melakuan pelayaran di malam hari tanpa disertai alat penerangan,” ungkapnya.
Diketahui kapal penumpang Uki Raya 23 yang membawa 272 penumpang bertolak dari Pelabuhan Raha menuju Kota Kendari, namun saat melintas di Perairan Pulau Cempedak, kapal tersebut menabrak kapal tongkang bermuatan ore nikel yang membuat penumpang panik.
Berdasarkan keterangan nahkoda kapal penumpang Uki Raya 23, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Selasa (27/12/2022). “Tabrakan disebabkan kapal tongkang bermuatan ore nikel, tidak memiliki penerangan atau tidak menyalakan lampu ditambah lagi cuaca yang kurang bersahabat mengakibatkan tubrukan kapal tak dapat terhindarkan,” kata Nahkoda Uki Raya 23, Munir Salam.
Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Tanjung Kunyit, 3 Orang Selamat 2 Hilang
Sementara itu, Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kendari, Heri Wiyanto mengaku, telah melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapal Uki Raya 23 dan memeriksa beberapa saksi lainya untuk mengetahui pasti penyebab tubrukan kapal tersebut.
“KSOP Kendari saat ini tengah berkoordinasi dengan seluruh kantor UPT di wilayah Sulawesi Tenggara untuk mengidentifikasi kapal tongkang yang melakuan pelayaran di malam hari tanpa disertai alat penerangan,” ungkapnya.
Diketahui kapal penumpang Uki Raya 23 yang membawa 272 penumpang bertolak dari Pelabuhan Raha menuju Kota Kendari, namun saat melintas di Perairan Pulau Cempedak, kapal tersebut menabrak kapal tongkang bermuatan ore nikel yang membuat penumpang panik.
(nic)
Lihat Juga :