Kaleidoskop 2022: Pemberantasan Sarang Narkoba di Jakarta
Kamis, 29 Desember 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, sejumlah barang bukti juga didapatkan polisi dari Kampung Ambon. Saat mengamankan tiga pengedar narkoba, polisi mengamankan paket sabu siap edar dan uang sebesar Rp34 juta.
Jaringan narkoba yang beredar di Kompleks Permata Kedaung Kali Angke atau yang dikenal sebagai Kampung Ambon memiliki kode atau cara tertentu untuk mengelabui polisi. Masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba menggunakan kode saat berkomunikasi via WhatsApp.
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba melakukan transaksi serta mengatur kode keamanan dalam WhatsApp menghindari jeratan dari pihak kepolisian.
"Di Kampung Ambon juga mereka pakai kode. Kemarin, salah satu pelaku, kami dapatkan telah melakukan komunikasi melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp," ujar Ardhie saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 22 Maret 2022.
Begitu juga dengan Kampung Boncos, polisi ingin mengubah wajah Kampung Ambon menjadi lebih baik. Maka itu, Polda Metro Jaya bakal terus memberantas peredaran narkoba di kampung ini dan juga Jakarta.
3. Kampung Bahari
![Kaleidoskop 2022: Pemberantasan Sarang Narkoba di Jakarta]()
Polisi kerap melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, kampung ini identik dengan peredaran narkoba.
Bahkan, beberapa kali polisi melakukan penggerebekan di tempat ini. Aparat kepolisian kerap mendapatkan perlawanan dari sejumlah warganya.
Saat polisi mengacak-acak Kampung Bahari untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah ini justru mendapatkan penyerangan. Seperti penyeragan memakai batu dan petasan.
Penggerebekan yang dilakukan aparat Polres Jakarta Utara di Kampung Bahari RW 12 Blok A2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 9 Desember 2022 membuat sejumlah anggota polisi terluka.
Kapolsek Tanjung Priok Kompol Muhammad Yamin mengatakan, dari aksi penyerangan ini dirinya dan satu anggotanya terkena batu hingga ledakan petasan. Baca juga: Sapma Pemuda Pancasila Acungi Jempol Penggerebekan Sarang Narkoba Kampung Bahari
"Satu anggota saya, panit (perwira unit) Reskrim terluka, kalau saya baju dinas yang saya pakai tadi bolong-bolong terkena percikan ledakan petasan tapi saya tidak luka-luka," katanya.
Jaringan narkoba yang beredar di Kompleks Permata Kedaung Kali Angke atau yang dikenal sebagai Kampung Ambon memiliki kode atau cara tertentu untuk mengelabui polisi. Masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba menggunakan kode saat berkomunikasi via WhatsApp.
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, masyarakat Kampung Ambon yang terjaring narkoba melakukan transaksi serta mengatur kode keamanan dalam WhatsApp menghindari jeratan dari pihak kepolisian.
"Di Kampung Ambon juga mereka pakai kode. Kemarin, salah satu pelaku, kami dapatkan telah melakukan komunikasi melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp," ujar Ardhie saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 22 Maret 2022.
Begitu juga dengan Kampung Boncos, polisi ingin mengubah wajah Kampung Ambon menjadi lebih baik. Maka itu, Polda Metro Jaya bakal terus memberantas peredaran narkoba di kampung ini dan juga Jakarta.
3. Kampung Bahari

Polisi kerap melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, kampung ini identik dengan peredaran narkoba.
Bahkan, beberapa kali polisi melakukan penggerebekan di tempat ini. Aparat kepolisian kerap mendapatkan perlawanan dari sejumlah warganya.
Saat polisi mengacak-acak Kampung Bahari untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah ini justru mendapatkan penyerangan. Seperti penyeragan memakai batu dan petasan.
Penggerebekan yang dilakukan aparat Polres Jakarta Utara di Kampung Bahari RW 12 Blok A2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 9 Desember 2022 membuat sejumlah anggota polisi terluka.
Kapolsek Tanjung Priok Kompol Muhammad Yamin mengatakan, dari aksi penyerangan ini dirinya dan satu anggotanya terkena batu hingga ledakan petasan. Baca juga: Sapma Pemuda Pancasila Acungi Jempol Penggerebekan Sarang Narkoba Kampung Bahari
"Satu anggota saya, panit (perwira unit) Reskrim terluka, kalau saya baju dinas yang saya pakai tadi bolong-bolong terkena percikan ledakan petasan tapi saya tidak luka-luka," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :