3 Kecamatan di Makassar Diterjang Banjir, 2.646 Rumah Terendam
Minggu, 25 Desember 2022 - 23:53 WIB
loading...
Dua anak asyik bermain air di tengah genangan banir di Perumnas Antang Blok 10, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu (25/12/2022). Foto: SINDOnews/Anicolha
A
A
A
MAKASSAR - Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar dalam 3 hari terakhir mengakibatkan sejumlah kecamatan terendam . Tiga kecamatan itu yakni, Manggala, Biringkanaya dan Tamalanrea.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, dampak banjir dilaporkan terjadi di 15 kelurahan dari 3 kecamatan tersebut.
Total saat ini ada 1.954 kepala keluarga (KK) atau 6.644 jiwa yang terdampak banjir Makassar dengan jumlah rumah terendam sebanyak 2.646 unit.
Baca juga: 2 Rumah Warga di Takalar Rusak Parah Diterjang Gelombang Tinggi
Sementara itu, ada 2 kecamatan yang mengalami banjir cukup parah hingga membuat warga mengungsi. Saat ini tercatat ada 609 jiwa yang mengungsi di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya.
Khusus di Kecamatan Manggala, ada 92 KK atau 364 jiwa yang kini mengungsi. Para pengungsi tersebar di 7 lokasi.
Selanjutnya di Kecamatan Biringkanaya, ada 59 KK atau 245 jiwa yang mengungsi. Mereka tersebar di 5 lokasi pengungsian.
Selain itu, juga dilaporkan ada 28 titik pohon tumbang selama 3 hari terakhir di Makassar. Akibat pohon tumbang itu 10 KK atau 32 jiwa terdampak
Baca juga: Pesisisr Maros dan Makassar Diterjang Banjir Rob, Dipicu Hujan Deras dan Pasang Naik
Kepala Pelaksana BPDB Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menyebutkan, banjir yang terjadi di Makassar ini akibat curah hujan yang terus mengguyur Makassar sejak Sabtu pagi (24/12/2022). Korban terdampak banjir kini diungsikan di sejumlah wilayah.
"Titik pengungsian yang sudah ada setiap tahunnya yakni Masjid Jabal Nur Antang, Masjid Arrahman, Warkop Gomacca, Masjid Nur Ikhlas dan TK Tri Kodam," ucap Hendra.
Upaya pemenuhan dasar para korban bantuan sandang, pangan air bersih dan kesehatan. Pihaknya juga menyiagakan 60 petugas yang disebar di titik banjir. Mereka bertugas untuk memastikan kebutuhan pengungsi.
"Tim evakuasi 35 orang, tim asesmen 15 orang dan ada juga tim medis 10 orang," pungkasnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, dampak banjir dilaporkan terjadi di 15 kelurahan dari 3 kecamatan tersebut.
Total saat ini ada 1.954 kepala keluarga (KK) atau 6.644 jiwa yang terdampak banjir Makassar dengan jumlah rumah terendam sebanyak 2.646 unit.
Baca juga: 2 Rumah Warga di Takalar Rusak Parah Diterjang Gelombang Tinggi
Sementara itu, ada 2 kecamatan yang mengalami banjir cukup parah hingga membuat warga mengungsi. Saat ini tercatat ada 609 jiwa yang mengungsi di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya.
Khusus di Kecamatan Manggala, ada 92 KK atau 364 jiwa yang kini mengungsi. Para pengungsi tersebar di 7 lokasi.
Selanjutnya di Kecamatan Biringkanaya, ada 59 KK atau 245 jiwa yang mengungsi. Mereka tersebar di 5 lokasi pengungsian.
Selain itu, juga dilaporkan ada 28 titik pohon tumbang selama 3 hari terakhir di Makassar. Akibat pohon tumbang itu 10 KK atau 32 jiwa terdampak
Baca juga: Pesisisr Maros dan Makassar Diterjang Banjir Rob, Dipicu Hujan Deras dan Pasang Naik
Kepala Pelaksana BPDB Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menyebutkan, banjir yang terjadi di Makassar ini akibat curah hujan yang terus mengguyur Makassar sejak Sabtu pagi (24/12/2022). Korban terdampak banjir kini diungsikan di sejumlah wilayah.
"Titik pengungsian yang sudah ada setiap tahunnya yakni Masjid Jabal Nur Antang, Masjid Arrahman, Warkop Gomacca, Masjid Nur Ikhlas dan TK Tri Kodam," ucap Hendra.
Upaya pemenuhan dasar para korban bantuan sandang, pangan air bersih dan kesehatan. Pihaknya juga menyiagakan 60 petugas yang disebar di titik banjir. Mereka bertugas untuk memastikan kebutuhan pengungsi.
"Tim evakuasi 35 orang, tim asesmen 15 orang dan ada juga tim medis 10 orang," pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :