Tambah 2 Orang, Siswa, Staf, dan Pengajar Pusdikpom Terpapar Corona Jadi 101
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Jadi di situ, tutur Andika, ada anggota staf dengan rumahnya dengan keluarganya. Sehingga kami juga tidak bisa secara konklusif (mengambil kesimpulan) menyatakan bahwa penyebabnya itu A, B, C. Sebab, keluarga staf dan pengajar ini juga punya aktivitas.
Aktivitas di semua lembaga pendidikan itu kan bergantung kepada situasi yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Ada daerah yang masih PSBB atau yang tidak. Bahkan ada yang sekarang mikro dan seterusnya. jadi masing-masing menghadapi situasi berbeda di daerahnya masing-masing," tutur Andika.
Kasus Secapa AD dan Pusdikpom ini, ungkap KSAD, merupakan pembelajaran. Mabes TNI AD melakukan beberapa evaluasi termasuk mempersering penyemprotan disinfektan, tidak hanya di lingkungan luar atau eksterior, tapi juga ke dalam ruangan.
"Karena memang itulah salah satu cara. Walau dengan cara itu pun kita tidak bisa menjamin bahwa kita tidak akan pernah kena kasus COVID," pungkas KSAD.
Aktivitas di semua lembaga pendidikan itu kan bergantung kepada situasi yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Ada daerah yang masih PSBB atau yang tidak. Bahkan ada yang sekarang mikro dan seterusnya. jadi masing-masing menghadapi situasi berbeda di daerahnya masing-masing," tutur Andika.
Kasus Secapa AD dan Pusdikpom ini, ungkap KSAD, merupakan pembelajaran. Mabes TNI AD melakukan beberapa evaluasi termasuk mempersering penyemprotan disinfektan, tidak hanya di lingkungan luar atau eksterior, tapi juga ke dalam ruangan.
"Karena memang itulah salah satu cara. Walau dengan cara itu pun kita tidak bisa menjamin bahwa kita tidak akan pernah kena kasus COVID," pungkas KSAD.
(awd)
Lihat Juga :