Tambah 2 Orang, Siswa, Staf, dan Pengajar Pusdikpom Terpapar Corona Jadi 101

Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:19 WIB
loading...
Tambah 2 Orang, Siswa,...
Pusdikpom TNI AD di Kota Cimahi. Foto/INEWSTv/Yuwono Wahyu
A A A
BANDUNG - Jumlah siswa, staf, dan pengajar di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) TNI AD yang positif terpapar virus Corona (COVID-19) bertambah dua orang.

Jadi total orang terpapar COVID-19 di Pusdikpom menjadi 101 orang. Sebelumnya, 99 orang positif terpapar berdasarkan tes swab. (BACA JUGA: 99 Orang Positif COVID-19, Area Pusdikpom Cimahi Disemprot Disinfektan )

Klaster baru penyebaran COVID-19 di Kota Cimahi ini terungkap setelah Mabes TNI AD melakukan tes swab di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. (BACA JUGA: Klaster Secapa AD Ditemukan Berawal dari Perwira Siswa Sakit Bisul )

"Dari kasus Secapa AD itu, Mabes TNI AD menuju ke Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) TNI AD di Kota Cimahi. Sebanyak 101 prajurit positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test. Ke-101 orang itu itu terdiri dari 25 staf dan anggota dari Pusdikpom TNI AD dan 76 orang siswa," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020).

Andika mengemukakan, lembaga pendidikan seperti Secapa atau Pusdikpom di TNI ini cukup banyak. Pendidikan TNI AD itu tersebar di seluruh Indonesia. (BACA JUGA: Ridwan Kamil Sebut Klaster Secapa AD Kejadian Luar Biasa )

"Jadi pertanyaannya itu kan, kenapa di dua lembaga pendidikan ini (Secapa AD dan Pusdikpom yang terpapar COVID-19)? Nah itu lah yang kami terus evaluasi. Suka atau tidak, inilah angkatan darat dengan segala keterbatasan," ujar KSAD. (BACA JUGA: 99 Anggota TNI di Pusdik Polisi Militer Dikabarkan Positif COVID -19 )

Jenderal TNI Andika menuturkan, Secapa AD, Pusdikpom, dan lembaga pendidikan AngkatanDarat lainnya, itu memang bukan hanya seperti Kodam III yang hanya kantor. Di semua lembaga pendidikan itu, di dalam juga tinggal keluarga staf lembaga institusi itu.

Jadi di situ, tutur Andika, ada anggota staf dengan rumahnya dengan keluarganya. Sehingga kami juga tidak bisa secara konklusif (mengambil kesimpulan) menyatakan bahwa penyebabnya itu A, B, C. Sebab, keluarga staf dan pengajar ini juga punya aktivitas.

Aktivitas di semua lembaga pendidikan itu kan bergantung kepada situasi yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Ada daerah yang masih PSBB atau yang tidak. Bahkan ada yang sekarang mikro dan seterusnya. jadi masing-masing menghadapi situasi berbeda di daerahnya masing-masing," tutur Andika.

Kasus Secapa AD dan Pusdikpom ini, ungkap KSAD, merupakan pembelajaran. Mabes TNI AD melakukan beberapa evaluasi termasuk mempersering penyemprotan disinfektan, tidak hanya di lingkungan luar atau eksterior, tapi juga ke dalam ruangan.

"Karena memang itulah salah satu cara. Walau dengan cara itu pun kita tidak bisa menjamin bahwa kita tidak akan pernah kena kasus COVID," pungkas KSAD.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Viral! Plt Dirut Perumda...
Viral! Plt Dirut Perumda Tirtawening Copot Seluruh CCTV, Alasannya Informasi Bocor Terus
Pawai Akbar Persib Juara...
Pawai Akbar Persib Juara Meriah, KDM Kibarkan Bendera Maung Bandung
Aksi Berburu Koin Membuat...
Aksi Berburu Koin Membuat Sejumlah Taman Rusak di Bandung
Mau Daftar PPDB Bandung...
Mau Daftar PPDB Bandung 2024 Jalur Zonasi SD dan SMP? Catat Cara dan Link-nya
Rekomendasi
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved