Sadis saat Bunuh Penjual Nasi Padang, Agus Akhirnya Menyerahkan Diri
Senin, 19 Desember 2022 - 20:56 WIB
loading...
Ini tampang Agus (41) pembunuh penjual nasi padang di Palembang. Dia akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah sempat kabur. Foto: Istimewa
A
A
A
PALEMBANG - Agus (41), tersangka pembunuhan penjual nasi padang di kawasan Serelo Palembang , Ahmad Mulkan (47), yang sempat kabur beberapa hari lalu akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Di hadapan polisi, Agus mengaku nekat membunuh korban, Jumat (16/12/2022) lalu, karena menyimpan dendam dan sakit hati terhadap korban dan istrinya.
“Saya pernah diperlakukan dengan kasar oleh istri korban. Beberapa bulan yang lalu saya memesan es dengan istri korban. Namun, pesanan saya itu tak kunjung sampai, sehingga saya meminta uang saya dikembalikan," ujarnya, Senin (19/12/2022).
Baca juga: Paksa 2 Siswi SMA ke Hotel, Kakek di Lahat Babak Belur Diamuk Massa
Namun lanjut Agus, saat meminta kembali uangnya, istri korban justru marah-marah tanpa sebab dan mengembalikan uang dengan cara dilempar. Ditambah, di hari yang sama dia diberhentikan dari tempatnya bekerja.
"Semenjak kejadian itu saya menjadi tidak tenang dan selalu kepikiran. Kemudian, saya mengirim pesan bernada ancaman kepada korban," tuturnya.
Dijelaskan Agus, saat kejadian dia sengaja membawa sebilah pisau dari rumah dan mencari korban untuk dihabisi.
Di hadapan polisi, Agus mengaku nekat membunuh korban, Jumat (16/12/2022) lalu, karena menyimpan dendam dan sakit hati terhadap korban dan istrinya.
“Saya pernah diperlakukan dengan kasar oleh istri korban. Beberapa bulan yang lalu saya memesan es dengan istri korban. Namun, pesanan saya itu tak kunjung sampai, sehingga saya meminta uang saya dikembalikan," ujarnya, Senin (19/12/2022).
Baca juga: Paksa 2 Siswi SMA ke Hotel, Kakek di Lahat Babak Belur Diamuk Massa
Namun lanjut Agus, saat meminta kembali uangnya, istri korban justru marah-marah tanpa sebab dan mengembalikan uang dengan cara dilempar. Ditambah, di hari yang sama dia diberhentikan dari tempatnya bekerja.
"Semenjak kejadian itu saya menjadi tidak tenang dan selalu kepikiran. Kemudian, saya mengirim pesan bernada ancaman kepada korban," tuturnya.
Dijelaskan Agus, saat kejadian dia sengaja membawa sebilah pisau dari rumah dan mencari korban untuk dihabisi.
Lihat Juga :