BNN Papua Bekuk 2 Bandar Sabu, 1 Terpaksa Ditembak
Sabtu, 11 Juli 2020 - 04:17 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan Jackson, tersangka Za terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas, pasalnya yang bersangkutan berbelit-belit dan mencoba kabur saat penangkapan.
"Sempat mau lari, makanya dilumpuhkan. Itu kita amankan berserta barang bukti lain, ada alat hisap dan HP. Termasuk media untuk mengirimkan barang dari Riau dan Kipas angin sebagai tempat menyembunyikan Sabu," katanya.
Dirinya menduga, sabu-sabu beredar di Papua dari tangan kedua bandar ini sekitar 2-3 Kg per bulan. Belum lagi masih diduga adanya pelaku-pelaku lain yang juga bermain.
"Kalau dari satu orang saja 200 gram dan akan habis paling lama 2 minggu, maka bisa kita prediksi 2-3 gram sabu masuk ke Papua dari satu tangan, belum lagi tangan-tangan yang lain. Kita prediski bisa mencapai 4-5 kilo per bulan. Dan ini cukup besar. Kami harus kerja keras karena Papua sangat luas," jelasnya.
Pihak nyapun masih terus berkoordinasi dengan pihak BNN Kepulauan Riau untuk mengungkap bandar sabu yang besar di wilayah itu.
"Sempat mau lari, makanya dilumpuhkan. Itu kita amankan berserta barang bukti lain, ada alat hisap dan HP. Termasuk media untuk mengirimkan barang dari Riau dan Kipas angin sebagai tempat menyembunyikan Sabu," katanya.
Dirinya menduga, sabu-sabu beredar di Papua dari tangan kedua bandar ini sekitar 2-3 Kg per bulan. Belum lagi masih diduga adanya pelaku-pelaku lain yang juga bermain.
"Kalau dari satu orang saja 200 gram dan akan habis paling lama 2 minggu, maka bisa kita prediksi 2-3 gram sabu masuk ke Papua dari satu tangan, belum lagi tangan-tangan yang lain. Kita prediski bisa mencapai 4-5 kilo per bulan. Dan ini cukup besar. Kami harus kerja keras karena Papua sangat luas," jelasnya.
Pihak nyapun masih terus berkoordinasi dengan pihak BNN Kepulauan Riau untuk mengungkap bandar sabu yang besar di wilayah itu.
(nag)
Lihat Juga :