Upaya Bupati Fauzi di Bidang Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinilai Patut Didukung
Kamis, 15 Desember 2022 - 20:39 WIB
loading...
Pengamat politik dan kebijakan publik Universitas Negeri Jember Hermanto Rohman menilai berbagai upaya Bupati Sumenep Achmad Fauzi dalam bidang seni budaya dan pariwisata patut didukung. (Ist)
A
A
A
SUMENEP - Pengamat politik dan kebijakan publik Universitas Negeri Jember (UNEJ) Hermanto Rohman menilai berbagai upaya yang dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi dalam bidang seni budaya dan pariwisata patut didukung. Pasalnya, tujuannya untuk membangkitkan ekspresi para pelaku seni dan budaya, setelah tiga tahun vakum karena Covid-19.
"Ini harus didukung. Karena Pemkab Sumenep telah menyediakan ruang secukup-cukupnya bagi para seniman dan pegiat budaya untuk berekspresi dengan baik. Sehingga pengembangan dan pembinaan seni budaya dan ekonomi kreatif di Sumenep tidak mati," ujarnya, Kamis (15/12/2022).
Dia pun menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melibatkan anak-anak muda. Terlebih, Bupati Achmad Fauzi selama ini dikenal sebagai tokoh milenial yang dekat dengan kalangan muda.
"Kita berharap ada andil bagi pemuda-pemuda dalam mengembangkan industri seni budaya dan kreatif di Sumenep," tuturnya.
Dia mengatakan, industri pariwisata itu sangat bergantung pada pergerakan manusia. Saat pergerakan itu dibatasi, tentu berefek besar bagi pegiat wisata.
"Ini harus didukung. Karena Pemkab Sumenep telah menyediakan ruang secukup-cukupnya bagi para seniman dan pegiat budaya untuk berekspresi dengan baik. Sehingga pengembangan dan pembinaan seni budaya dan ekonomi kreatif di Sumenep tidak mati," ujarnya, Kamis (15/12/2022).
Dia pun menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melibatkan anak-anak muda. Terlebih, Bupati Achmad Fauzi selama ini dikenal sebagai tokoh milenial yang dekat dengan kalangan muda.
"Kita berharap ada andil bagi pemuda-pemuda dalam mengembangkan industri seni budaya dan kreatif di Sumenep," tuturnya.
Dia mengatakan, industri pariwisata itu sangat bergantung pada pergerakan manusia. Saat pergerakan itu dibatasi, tentu berefek besar bagi pegiat wisata.
Lihat Juga :