Wali Kota Rai Mantra Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019
Jum'at, 10 Juli 2020 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Realisasi pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah sebesar Rp1,01 triliun lebih atau mencapai sebesar 106,38 persen dari yang ditargetkan sebesar Rp950,19 miliar lebih.
Pendapatan asli daerah tersebut diatas bersumber dari pajak daerah sebesar Rp800, 35 milyar lebih atau sebesar 106,71 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp750 miliar lebih.
Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya adalah restribusi daerah dimana realisasinya sebesar Rp33,16 miliar lebih atau sebesar 112,55 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp29,46 miliar lebih.
Wali kota Rai Mantra menyampaikan gambaran mengenai Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 yang dibagi menjadi dua yakni belanja langsung dan tidak langsung. Total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,48 triliun lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp2,25 triliun lebih atau sebesar 90,67 persen. Penghematan belanja daerah ini terjadi antara lain karena adanya upaya penghematan anggaran belanja pada setiap program dan kegiatan dengan mengedepankan prinsip -prinsip efisiensi, efektivitas dan, ekonomis.
Total belanja daerah tersebut dialokasikan untuk Belanja Tidak langsung sebesar Rp1,19 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp1,11 triliun lebih. Sementara Belanja Langsung yang dirancang sebesar Rp1,29 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp1,14 triliun lebih.
Pendapatan asli daerah tersebut diatas bersumber dari pajak daerah sebesar Rp800, 35 milyar lebih atau sebesar 106,71 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp750 miliar lebih.
Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya adalah restribusi daerah dimana realisasinya sebesar Rp33,16 miliar lebih atau sebesar 112,55 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp29,46 miliar lebih.
Wali kota Rai Mantra menyampaikan gambaran mengenai Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 yang dibagi menjadi dua yakni belanja langsung dan tidak langsung. Total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,48 triliun lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp2,25 triliun lebih atau sebesar 90,67 persen. Penghematan belanja daerah ini terjadi antara lain karena adanya upaya penghematan anggaran belanja pada setiap program dan kegiatan dengan mengedepankan prinsip -prinsip efisiensi, efektivitas dan, ekonomis.
Total belanja daerah tersebut dialokasikan untuk Belanja Tidak langsung sebesar Rp1,19 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp1,11 triliun lebih. Sementara Belanja Langsung yang dirancang sebesar Rp1,29 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp1,14 triliun lebih.