Galakkan Sektor Pariwisata, Ini Strategi yang Dilakukan Pemerintah Gunungkidul
Kamis, 15 Desember 2022 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Kabupaten Gunungkidul lantaran berhasil masuk dalam sembilan Kab/Kota Kreatif (kata kreatif) Indonesia Tahun 2022.
Menyusul berbagai penghargaan lain yang telah diperoleh sebelumnya antara lain, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 atau Best Tourism Village dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Madrid, Spanyol untuk Desa Wisata Nglanggeran, Penghargaan TPKAD Award 2021 sebagai kabupaten/kota terbaik dalam inovasi program digitalisasi aktivitas keuangan di sektor pariwisata dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Kemudian 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 untuk Desa Wisata Tepus, Juara 2 Nasional untuk Kategori Souvenir Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 untuk Desa Wisata Tepus, dan Juara 3 Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) untuk Wilayah Jawa Bali dengan program kerja Pemkab Gunungkidul “PAS BANGET (Pantai Selatan Ekosistem Digital).
Adapun dalam program Investasi untuk menunjang sektor pariwisata, Pada Senin (5/12/2022) lalu Bupati Gunungkidul, Sunaryanta baru saja menghadiri Pencanangan Reformasi Birokrasi Tematik dan Peresmian 26 Mall Pelayanan Publik, bertempat di Istana Wakil Presiden Jakarta.
“Sudah diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas," kata Suryanata.
Bupati Sunaryanta juga menyampaikan, bahwasannya peresmian MPP ditandai dengan penandatangan prasasti secara digital serta disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Bapak Ma'ruf Amin.
"Hadirnya Mal Pelayanan Publik diharapkan mampu meningkatkan serta mempermudah kegiatan berusaha dan juga sebagai upaya dalam mengubah pola pikir ego sektoral antar institusi menjadi kerja bersama agar semakin fokus dan komitmen demi memberikan layanan yang terbaik," sebutnya.
Realisasi investasi di Kabupaten Gunungkidul pun meningkat dari waktu ke waktu. Ekosistem ekonomi yang dibangun pemerintahan Bupati Sunaryanta berhasil menarik animo penanam modal.
Menyusul berbagai penghargaan lain yang telah diperoleh sebelumnya antara lain, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 atau Best Tourism Village dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Madrid, Spanyol untuk Desa Wisata Nglanggeran, Penghargaan TPKAD Award 2021 sebagai kabupaten/kota terbaik dalam inovasi program digitalisasi aktivitas keuangan di sektor pariwisata dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Kemudian 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 untuk Desa Wisata Tepus, Juara 2 Nasional untuk Kategori Souvenir Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 untuk Desa Wisata Tepus, dan Juara 3 Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) untuk Wilayah Jawa Bali dengan program kerja Pemkab Gunungkidul “PAS BANGET (Pantai Selatan Ekosistem Digital).
Adapun dalam program Investasi untuk menunjang sektor pariwisata, Pada Senin (5/12/2022) lalu Bupati Gunungkidul, Sunaryanta baru saja menghadiri Pencanangan Reformasi Birokrasi Tematik dan Peresmian 26 Mall Pelayanan Publik, bertempat di Istana Wakil Presiden Jakarta.
“Sudah diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas," kata Suryanata.
Bupati Sunaryanta juga menyampaikan, bahwasannya peresmian MPP ditandai dengan penandatangan prasasti secara digital serta disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Bapak Ma'ruf Amin.
"Hadirnya Mal Pelayanan Publik diharapkan mampu meningkatkan serta mempermudah kegiatan berusaha dan juga sebagai upaya dalam mengubah pola pikir ego sektoral antar institusi menjadi kerja bersama agar semakin fokus dan komitmen demi memberikan layanan yang terbaik," sebutnya.
Realisasi investasi di Kabupaten Gunungkidul pun meningkat dari waktu ke waktu. Ekosistem ekonomi yang dibangun pemerintahan Bupati Sunaryanta berhasil menarik animo penanam modal.
Lihat Juga :