Tuntut Pengembalian Dana, Nasabah Datangi Minna Padi Bandung

Jum'at, 10 Juli 2020 - 17:03 WIB
loading...
Tuntut Pengembalian...
Spanduk berisi tuntutan nasabah terkait pengembalian dana investasi di kantor cabang PT Minna Padi Aset Manajemen Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Tak kurang dari 30 nasabah mendatangi kantor cabang PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) Bandung, Jalan HOS Cokroaminoto (Pasir Kaliki), Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). Mereka manajemen Minna Padi mengembalikan dana investasi.

Pantauan di lokasi, para nasabah memasang spanduk di gerbang kantor cabang tersebut. Dalam aksinya, mereka ditemui oleh dua perwakilan dari kantor cabang PT Minna Padi Aset Manajemen Bandung. (BACA JUGA: Secapa AD Jadi Klaster Baru, Ridwan Kamil: Warga Jangan Khawatir, yang Penting Ingat 3 M )

Perwakilan nasabah, Novianto (50) mengatakan, nasabah mendatangi kantor perwakilan Minna Padi Aset Jabar di Kota Bandung untuk menagih kejelasan sisa dana investasi mereka di lembaga tersebut. (BACA JUGA: 2 Tewas, 10 Terluka Akibat Disengat Tawon )

"Kami mendatangi kantor Minna Padi ini karena perintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tidak dipatuhi oleh manajemen. Setiap kami tanyakan tentang kejelasan pengembalian dana, manajemen tak memberikan jawaban pasti," kata Novianto. (BACA JUGA: Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat )

Begitupun dengan OJK, ujar Novianto, juga tak memberikan jawaban dan solusi pasti atas permasalahan yang menimpa ratusan nasabah Minna Padi di Jawa Barat ini.

Novianto mengemukakan, sejak enam produk investasi dibekukan dan dibubarkan oleh OJK pada November 2019 lalu, Minna Padi Aset Manajemen telah berjanji akan mengembalikan semua dana yang diinvestasikan oleh investor.

Pada 11 Maret 2020 lalu, Minna Padi membayar 20 persen dana investasi nasabah. Sisanya dijanjikan akan dibayarkan pada 18 Mei 2020. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan.

"Enam produk investasi Minna Padi dibekukan OJK pada November 2019. Lalu ada perintah dari OJK untuk pengembalian dana sampai 18 Mei 2020. Namun sampai Mei berlalu, pengembalian sisa dana investasi belum terealisasi," ujar Novianto.

Di Jawa Barat, tutur dia, tak kurang dari 600 orang di Jabar menginvestasikan dana pada enam produk investasi di Minna Padi Aset Manajemen. Nilai investasi paling rendah Rp500 juta per produk. Total nilai investasi para nasabah di Jabar mencapai Rp2 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Rekomendasi
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
Menghebohkan! Media...
Menghebohkan! Media Rusia Tuntut Google USD20 Desiliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved