Secapa AD Jadi Klaster Baru, Ridwan Kamil: Warga Jangan Khawatir, yang Penting Ingat 3 M
Jum'at, 10 Juli 2020 - 14:20 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto/SINDOnews/Dok)
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil meminta masyarakat tidak terlalu mengkhawatirkan munculnya klaster baru penyebaran COVID-19 di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD).
Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu menyatakan, masyarakat tak perlu khawatir menyikapi klaster Secapa AD. Terlebih, klaster baru tersebut berada di lingkungan militer yang tingkat kedisiplinannya sangat tinggi, sehingga karantina pun lebih mudah dilakukan.
"Masyarakat jangan terlalu khawatir, kalau satu titik, apalagi militer itu lebih disiplin dalam lokalisir karantinanya dan orang berlatar belakang militer memiliki fisik yang kuat dan disiplin yang tinggi dalam melakukan isolasi," ujar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). (BACA JUGA: Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat)
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan, dari ratusan siswa Secapa AD yang sudah dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, hanya 17 siswa di antaranya yang menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi tersebut menurutnya mengindikasikan bahwa proses penyembuhan siswa yang terpapar COVID-19 akan lebih cepat.
"Karena yang masuk ke lembaga pendidikan itu adalah orang yang sehat, kuat. Dari pengalaman klaster (Setukpa Polri) Sukabumi, angka kesembuhannya itu hampir 100 persen," sebutnya.
Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu menyatakan, masyarakat tak perlu khawatir menyikapi klaster Secapa AD. Terlebih, klaster baru tersebut berada di lingkungan militer yang tingkat kedisiplinannya sangat tinggi, sehingga karantina pun lebih mudah dilakukan.
"Masyarakat jangan terlalu khawatir, kalau satu titik, apalagi militer itu lebih disiplin dalam lokalisir karantinanya dan orang berlatar belakang militer memiliki fisik yang kuat dan disiplin yang tinggi dalam melakukan isolasi," ujar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). (BACA JUGA: Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat)
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan, dari ratusan siswa Secapa AD yang sudah dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, hanya 17 siswa di antaranya yang menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi tersebut menurutnya mengindikasikan bahwa proses penyembuhan siswa yang terpapar COVID-19 akan lebih cepat.
"Karena yang masuk ke lembaga pendidikan itu adalah orang yang sehat, kuat. Dari pengalaman klaster (Setukpa Polri) Sukabumi, angka kesembuhannya itu hampir 100 persen," sebutnya.
Lihat Juga :