Sempat Hanya Beroperasi 15%, Industri Jabar Mulai Bangkit
Jum'at, 10 Juli 2020 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, mayarakat lebih untuk memenuhi kebutuhan primer. Kebutuhan tersier, seperti mobil mewah, belum dilakukan.
"Nah, kebutuhan primer sekarang sudah mulai naik. Karena mayarakat sudah beli online. Jadi masih tetap jalan. UKM memang masih terdampak, ada sekitar 30.000 an, tapi tinggal menunggu waktu aja. Nanti mulai bergerak lagi," pungkas Dedi. (Baca juga: Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat)
Ketua Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, sekarang ini banyak industri menengah yang merosot menjadi industri kecil, akibat pandemi. Begitupun yang kecil, ada yang menjadi besar, karena pandemi.
"Setelah pandemi ini, kami akan bergerak cepat untuk kembali menggeliat. Karena kemarin, kami hanya jalan 15%. Untung PSBB enggak terus berlanjut. Kalau sampai Agustus aja, kami sudah pasti habis," tambah dia.
"Nah, kebutuhan primer sekarang sudah mulai naik. Karena mayarakat sudah beli online. Jadi masih tetap jalan. UKM memang masih terdampak, ada sekitar 30.000 an, tapi tinggal menunggu waktu aja. Nanti mulai bergerak lagi," pungkas Dedi. (Baca juga: Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat)
Ketua Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, sekarang ini banyak industri menengah yang merosot menjadi industri kecil, akibat pandemi. Begitupun yang kecil, ada yang menjadi besar, karena pandemi.
"Setelah pandemi ini, kami akan bergerak cepat untuk kembali menggeliat. Karena kemarin, kami hanya jalan 15%. Untung PSBB enggak terus berlanjut. Kalau sampai Agustus aja, kami sudah pasti habis," tambah dia.
(boy)
Lihat Juga :