Sadis! Pelajar SMP di Jogjakarta Dibacok saat Pulang Ujian
Kamis, 08 Desember 2022 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:
Kasi Humas Polresta Jogjakarta, AKP Timbul Sasana Rahardja menuturkan, anggota polisi langsung menindaklanjuti unggahan tersebut. Korban diketahui berinisial M (14) pelajar SMP kelas VII B. Pelajar ini mengalami luka di dekat mata sebelah kiri. "Kami langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap terduga pelaku," katanya, Kamis (8/12/2022)
Aksi pembacokan tersebut, terjadi di wilayah Tegalrejo, Kota Jogjakarta. Pelaku yang ditangkap berinisial A (15), dan E (14). Kedua pelaku pembacokan, masih berstaus sebagai pelajar salah satu SMP di Jogjakarta. Hasil penyelidikan sementara, para pelaku melancarkan aksi pembacokan, karena dendam akibat pernah ditantang tawuran.
Kronologi pembacokan itu berawal ketika A membonceng E, kemudian menghampiri korban dengan cara perlahan-perlahan. Saat sudah dekat pelaku A turun dari sepeda motor, dan menyabetkan sabuk menggunakan tangan, sebanyak dua kali ke arah muka korban. "Begitu melihat korban terluka, pelaku langsung kabur," ungkapnya.
Kini kedua remaja yang diduga melakukan pembacokan, masih menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, sebelumnya beraksi ternyata mereka sudah merencanakan penganiayaan tersebut, dan sabuk yang digunakan menganiayaan korban merupakan milik pelaku E.
Kasi Humas Polresta Jogjakarta, AKP Timbul Sasana Rahardja menuturkan, anggota polisi langsung menindaklanjuti unggahan tersebut. Korban diketahui berinisial M (14) pelajar SMP kelas VII B. Pelajar ini mengalami luka di dekat mata sebelah kiri. "Kami langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap terduga pelaku," katanya, Kamis (8/12/2022)
Aksi pembacokan tersebut, terjadi di wilayah Tegalrejo, Kota Jogjakarta. Pelaku yang ditangkap berinisial A (15), dan E (14). Kedua pelaku pembacokan, masih berstaus sebagai pelajar salah satu SMP di Jogjakarta. Hasil penyelidikan sementara, para pelaku melancarkan aksi pembacokan, karena dendam akibat pernah ditantang tawuran.
Kronologi pembacokan itu berawal ketika A membonceng E, kemudian menghampiri korban dengan cara perlahan-perlahan. Saat sudah dekat pelaku A turun dari sepeda motor, dan menyabetkan sabuk menggunakan tangan, sebanyak dua kali ke arah muka korban. "Begitu melihat korban terluka, pelaku langsung kabur," ungkapnya.
Kini kedua remaja yang diduga melakukan pembacokan, masih menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, sebelumnya beraksi ternyata mereka sudah merencanakan penganiayaan tersebut, dan sabuk yang digunakan menganiayaan korban merupakan milik pelaku E.
(eyt)
Lihat Juga :