Tegas! Gangster Surabaya Bakal Diikutkan Diklat Semi Militer

Selasa, 06 Desember 2022 - 21:29 WIB
loading...
Tegas! Gangster Surabaya...
Pemkot Surabaya tengah menyiapkan Diklat semi militer bagi para remaja atau pelajar anggota gangster di Kota Pahlawan yang terjaring Patroli Cipta Kondisi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Pemkot Surabaya tengah menyiapkan sekolah wawasan kebangsaan bagi para remaja atau pelajar anggota gangster di Kota Pahlawan. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) semi militer itu disiapkan untuk gangster yang terjaring Patroli Cipta Kondisi.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menuturkan, Pemkot tengah menyiapkan sekolah wawasan kebangsaan bagi gangster remaja atau pelajar yang terjaring patroli. Rencana tersebut saat ini tengah dirumuskan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya dan Tim Anggaran.

Baca juga: 2.000 Personel Gabungan Dikerahkan saat Operasi Senyap Buru Ketua Gangster Surabaya

"Anak-anak ini akan diberikan sekolah wawasan kebangsaan. Ini sedang kita rumuskan dengan Bakesbangpol dan Tim Anggaran untuk anak-anak ini nanti bisa kita lakukan," kata Eddy, Selasa (6/12/2022).

Dia menjelaskan, sekolah wawasan kebangsaan ini melibatkan lembaga pendidikan yang ada di TNI atau Polri. Rencananya, pendidikan tersebut segera dimulai pada tahun depan.



"Kita melibatkan lembaga pendidikan TNI dan Polri. Nanti kita akan koordinasikan juga dengan Forkopimda Surabaya. Pak Wali Kota arahannya adalah mereka yang terjaring itu kita masukkan ke sekolah kebangsaan," ungkapnya.

Mantan Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya itu mengungkapkan, bahwa pada tahun lalu, pemkot juga pernah menggelar kegiatan sekolah wawasan kebangsaan dengan menggandeng Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda.

Baca juga: Terlibat Aksi Begal di Surabaya, Gangster ABG Diringkus

"Tahun lalu kita kerja sama dengan Lanudal Juanda. Kita juga pernah (kerja sama) dengan Marinir, juga dengan TNI Angkatan Darat," ungkapnya.

Eddy juga menyebutkan, bahwa sekolah wawasan kebangsaan ini dalam bentuk Diklat semi militer. Para peserta itu akan dilatih mulai fisik, Pelatihan Baris-berbaris (PBB) hingga pemberian materi tentang wawasan kebangsaan selama dua minggu hingga satu bulan.

"Ada pemberian materi terkait wawasan kebangsaan. Biasanya kita dari Garnisun, Korem dan Polrestabes Surabaya terkait tindak pidana dan juga melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait dampak-dampak dari pelanggaran itu seperti apa," jelasnya.

Pihaknya mengaku prihatin terkait kegiatan-kegiatan yang berbau negatif yang dilakukan oleh para remaja sekarang. Makanya, Wali Kota Surabaya menginginkan agar para remaja tersebut mendapatkan pendidikan sekolah kebangsaan.

"Pak Wali Kota memikirkan bagaimana 10 atau 15 tahun ke depan generasi kita, nanti yang memimpin kota ini siapa kalau anak-anak kita seperti itu. Kita ingin mengembalikan mereka kepada dunianya anak-anak agar menjadi orang yang bermanfaat untuk kota ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pihaknya akan mendatangi rumah seluruh remaja yang disinyalir menjadi anggota gangster atau pelaku tawuran.

Bahkan, saat patroli gabungan pada Sabtu (3/12/2022) malam, pihaknya juga menjaring sejumlah remaja yang terindikasi akan melakukan tawuran.

"Karena Insya Allah ketika kita sudah tahu nama-nama anggotanya, kita datangi, semua elemen masyarakat akan datangi rumahnya, kita bawa anak-anaknya," katanya.

Selain mendatangi rumah dan melakukan pembinaan dari sisi keluarga, Wali Kota Eri Cahyadi juga menginginkan agar para remaja itu mendapatkan pendidikan sekolah kebangsaan. Diklat wawasan kebangsaan tersebut rencananya akan dilaksanakan selama dua minggu hingga satu bulan.

"Kita berikan sekolah kebangsaan yang nanti dipimpin TNI-Polri. Sehingga dia bisa tahu bagaimana rasanya TNI-Polri menjaga Kota Surabaya ini," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah PemkotĀ dengan Swasta
Kalah Gugatan Kontrak...
Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Dihukum Bayar Utang Rp104 Miliar
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Gara-gara Pacar, Bos...
Gara-gara Pacar, Bos Kartel Narkoba Terkejam El Mencho Terlacak dan Dihabisi
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved