Kisah Toleransi Warga Flores Timur, Relakan Tanah untuk Hunian dan Makam Warga Beda Agama
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
"Leluhur telah mengikhlaskan lokasi itu bagi masyarakat muslim. Keputusan leluhur tidak dapat dimentahkan generasi kemudian," ujarnya.
Sementara itu, Kades Wailolong, Vinsen Bugis Hurin, jumlah penduduk di wilayahnya mencapai 1.700 jiwa. Di antaranya 21 Islam dan 7 Protestan serta mayoritas Katolik.
Suatu ketika ada kematian warga yang beragama Islam (muslim). Warga muslim hendak memakamkan jenazah itu di Kelurahan Ekasapta yang semua penduduknya muslim.
"Namun oleh kepala kesa niat itu dibatalkan dan mengikhlaskan sebidang tanah untuk lokasi pemakaman warga muslim," tuturnya.
Bernard Tukan menambahkan, toleransi dan moderasi dalam masyarakat lokal merupakan hal baik yang diwariskan turun-temurun. Sehingga menjadi inspirasi dan motivasi bagi upaya tetap merawat keutuhan NKRI.
Sementara itu, Kades Wailolong, Vinsen Bugis Hurin, jumlah penduduk di wilayahnya mencapai 1.700 jiwa. Di antaranya 21 Islam dan 7 Protestan serta mayoritas Katolik.
Suatu ketika ada kematian warga yang beragama Islam (muslim). Warga muslim hendak memakamkan jenazah itu di Kelurahan Ekasapta yang semua penduduknya muslim.
"Namun oleh kepala kesa niat itu dibatalkan dan mengikhlaskan sebidang tanah untuk lokasi pemakaman warga muslim," tuturnya.
Bernard Tukan menambahkan, toleransi dan moderasi dalam masyarakat lokal merupakan hal baik yang diwariskan turun-temurun. Sehingga menjadi inspirasi dan motivasi bagi upaya tetap merawat keutuhan NKRI.
(shf)
Lihat Juga :