Jaminan Kesehatan Medan Berkah Diluncurkan Sekaligus Soft Opening RSUD Bachtiar Djafar, Ini Pesan Bobby Nasution
Selasa, 06 Desember 2022 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut memaparkan berdasarkan data, masyarakat yang termasuk dalam peserta BPJS kesehatan penerima upah atau mandiri yang berpotensi mencoba program UHC JKMB padahal mereka mampu. Setelah dicobanya dan dilayani rumah sakit, maka masuk dalam kelas tiga dan dikunci tidak boleh naik kelas selama setahun sesuai perjanjian.
"Kalau boleh pak, masa penguncian program UHC JKMB dapat dikurangi. Sebab dikhawatirkan akan ada masyarakat yang akan mencoba program ini padahal mampu membayar. setelah dicoba ternyata karena kelas III mereka ingin naik kelas, namun karena dikunci setahun tidak dapat naik kelas, jadinya mereka membayar sendiri. Tentunya ini akan mubazir karena Pemko terus membayar tagihannya lebih baik digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan," tutur Bobby Nasution.
Wali Kota Medan mengingatkan kepada Dinas Kesehatan dan stakeholder yang terlibat langsung dalam program UHC JKMB ini agar dapat memperhatikan dan meningkatkan pelayanannya, termasuk 41 41 Puskesmas dan 48 rumah sakit di kota Medan.
"Ini PR kita bersama, setelah dilaunching UHC JKMB, pelayanan kesehatan harus terus diperhatikan dan ditingkatkan," tegasnya.
Sementara Dirut BPJS Kesehatan, mengungkapkan, dengan diresmikannya program UHC JKMB, pihak rumah sakit diminta jangan membedakan pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS kesehatan sehingga tidak ada terjadi diskriminasi. Dengan begitu masyarakat juga akan bangga dengan pelayanan kesehatan kita yang bagus tanpa harus berobat ke luar negeri.
"Kalau boleh pak, masa penguncian program UHC JKMB dapat dikurangi. Sebab dikhawatirkan akan ada masyarakat yang akan mencoba program ini padahal mampu membayar. setelah dicoba ternyata karena kelas III mereka ingin naik kelas, namun karena dikunci setahun tidak dapat naik kelas, jadinya mereka membayar sendiri. Tentunya ini akan mubazir karena Pemko terus membayar tagihannya lebih baik digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan," tutur Bobby Nasution.
Wali Kota Medan mengingatkan kepada Dinas Kesehatan dan stakeholder yang terlibat langsung dalam program UHC JKMB ini agar dapat memperhatikan dan meningkatkan pelayanannya, termasuk 41 41 Puskesmas dan 48 rumah sakit di kota Medan.
"Ini PR kita bersama, setelah dilaunching UHC JKMB, pelayanan kesehatan harus terus diperhatikan dan ditingkatkan," tegasnya.
Sementara Dirut BPJS Kesehatan, mengungkapkan, dengan diresmikannya program UHC JKMB, pihak rumah sakit diminta jangan membedakan pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS kesehatan sehingga tidak ada terjadi diskriminasi. Dengan begitu masyarakat juga akan bangga dengan pelayanan kesehatan kita yang bagus tanpa harus berobat ke luar negeri.
Lihat Juga :