Diskusi Ilmiah di Untag Surabaya, TGB: Indonesia Miliki Dokumen Berbangsa Paling Religius

Selasa, 06 Desember 2022 - 09:27 WIB
loading...
Diskusi Ilmiah di Untag...
Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi (tengah) menjadi narasumber diskusi ilmiah Roemah Bhinneka di Universitas 17 Agustus, Surabaya.
A A A
SURABAYA - Roemah Bhinneka menggelar diskusi ilmiah di Universitas 17 Agustus, Surabaya dengan pembicara salah satunya Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi .

Pada kesempatan ini, TGB mengungkapkan Indonesia merupakan negara dengan dokumen berbangsa paling religius. "Di undang-undang dasar itu ada dua kata Allah. Di pembukaan atas berkat rahmat Allah dan pada sumpah presiden, " katanya, Senin (5/12/2022).

Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini melanjutkan, bahkan di negara-negara Arab tak seperti Indonesia. Hal ini harus disyukuri karena di Indonesia agama memberikan ruang demokrasi berkembang.

"Agama dengan demokrasi dapat bersanding, agama Islam dari sisi ajaran Islam menyediakan ruang yang sangat cukup untuk demokrasi," bebernya.

Baca juga: TGB Zainul Majdi: Nilai Luhur Demokrasi Bisa Terus Merawat Persatuan

Lebih lanjut, di dalam Islam ada ruang aqidah dimana tinggal ikut saja, tak boleh ditambah dan dikurangi. Ada ruang ritual ibadah seperti salat lima waktu atau berhaji.

Kemudian ada ruang muamalah, di dalamnya mencakup ruang berbangsa, bersosialisasi, beradab dan ekonomi. Ruang muamalah tak detail memberi petunjuk. "Hanya ada prinsipnya saja. Yang diberikan Islam bukan detil, namun panduan-panduan," urainya.

Termasuk yang paling utama, kata Doktor Ahli Tafsir Alquran ini adalah insaniah kemudian kesetaraan, keadilan, kemerdekaan, dan kebebasan.

"Apapun namanya sistem pemerintahan, republik, kesultanan, kerajaan atau nanti ada lagi hasil peradaban di masa depan, sepanjang mengusung nilai (panduan agama) dan tak diametral maka itu islami, " terangnya.

TGB melanjutkan, di Indonesia berbicara budaya sesuai dengan sukunya, sepanjang budaya yang dikembangkan membawa kemuliaan, ketinggian dan mengarah kemaslahatan itu dapat disebut islami. Bahkan, bisa jadi lebih islami dibanding budaya di negara tempat lahirnya Islam.

Konsep ini dipahami, lanjutnya, dipahami secara luas oleh para pendiri bangsa, itu dapat dilihat ketika menyiapkan dokumen metayuridis seperti Pancasila ataupun UUD1945, dimana di dalamnya juga dirumuskan oleh ulama. "Mereka yakin yang dilakukan ini hal baik. Kita bersyukur, agama menyediakan demokrasi berkembang, " tambahnya.

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini mengingatkan, supaya masyarakat Indonesia tidak terbawa pada persepsi seolah-olah agama menjadi destruktif untuk kemanusiaan. Konflik paling mematikan di sejarah umat manusia, tak ada karena faktor agama.

"Konflik yang paling mematikan terkait ideologi, bukan karena agama, " tegasnya.

TGB mengatakan, Indonesia lahir bukan karena kompromi. Dokumen berbangsa menunjukkan para tokoh agama dan tokoh bangsa mengambil kebaikan dari agama. Membahas indonesia, lepas dari ego masing-masing. "Roemah Bhinneka bagian dari tanam kebaikan untuk masa depan, " tambahnya.

Acara yang dimoderatori Dr Chafid Wahyudi juga menghadirkan Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation KH Said Aqil Siradj, Ketua I PGIW Jawa Timur Pendeta Andri Purnawan, Dir Binmas Polda Jawa Timur Kombes Pol Asep Irpan Rosadi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paslon Jagoan Partai...
Paslon Jagoan Partai Perindo Luthfi-Wahid Janji Bangun Pasar Unggas Terbesar di NTB
Hultah Ke-89 NWDI, TGB...
Hultah Ke-89 NWDI, TGB Zainul Majdi: Kita Harus Memajukan Lembaga Pendidikan
Ini 3 Tokoh NWDI yang...
Ini 3 Tokoh NWDI yang Maju Pilkada Serentak 2024 di NTB
3 Tokoh NWDI Maju Pilkada...
3 Tokoh NWDI Maju Pilkada Serentak 2024, Jemaah Siap Mendukung
Hultah Ke-89 NWDI dan...
Hultah Ke-89 NWDI dan Haul ke-27 Maulana Syech, Ini Pesan TGB Zainul Majdi
TGB Zainul Majdi Ajak...
TGB Zainul Majdi Ajak Jamaah NWDI Tebar Kebaikan ke Penjuru Dunia
TGB Zainul Majdi dan...
TGB Zainul Majdi dan Dubes Iran Gelar Pertemuan, Bahas Apa?
Profil Royhan Akbar,...
Profil Royhan Akbar, Putra Bungsu Mahfud MD yang Baru Saja Menikah
Mahasiswa Untag Surabaya...
Mahasiswa Untag Surabaya Temukan Role Play, Cara Efektif Atasi Disleksia
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 2 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved