Usai Video Curhat Viral di Medsos, Aipda Aksan Ditahan di Mapolda Sulsel
Senin, 05 Desember 2022 - 18:35 WIB
loading...
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan akhirnya menahan oknum anggota polisi Babinkamtibmas bernama Aipda Aksan di Mapolda Sulsel. Polda Sulsel menahan Aksan setelah menjalani pemeriksaan. Foto tangkapan layar
A
A
A
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan akhirnya menahan oknum anggota polisi Babinkamtibmas bernama Aipda Aksan di Mapolda Sulsel. Polda Sulsel menahan Aksan setelah menjalani pemeriksaan di Bidpropam Polda Sulawesi Selatan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suhartana mengatakan Aipda Aksan masih menjalani proses pemeriksaan dan ditahan di Mapolda Sulawesi Selatan. "Pemeriksaan melibatkan Bidpropam Mabes Polri untuk memastikan kebenaran dari pengakuan Aipda Aksan," kata Kombes Pol Komang Suhartana, Senin (5/12/2022). Baca juga: Personel Bidokkes Polda Kalteng Aipda Andre Tewas Dibunuh, 12 Pelaku Ditangkap di Kampung Narkoba
Sebelumnya, Aipda Aksan yang bertugas di Mapolres Tanah Toraja Sulawesi Selatan, melalui vedio berdurasi sekitar tiga menit menyampaikan video curhan hatinya (curhat). Dalam video itu, Aipda Aksan menyebut bahwa untuk menjadi perwira harus membayar.
Selain itu, dalam videonya, Aipda Aksan mengatakan, anggota polisi yang ingin pindah tugas harus membayar dengan sejumlah uang. Tidak hanya itu, Aksan juga mengatakan bahwa ada korupsi dengan berkurangnya anggaran BBM bagi personel di lapangan. Aipda Aksan pun meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar membersihkan mafia di tubuh Polri .
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suhartana mengatakan Aipda Aksan masih menjalani proses pemeriksaan dan ditahan di Mapolda Sulawesi Selatan. "Pemeriksaan melibatkan Bidpropam Mabes Polri untuk memastikan kebenaran dari pengakuan Aipda Aksan," kata Kombes Pol Komang Suhartana, Senin (5/12/2022). Baca juga: Personel Bidokkes Polda Kalteng Aipda Andre Tewas Dibunuh, 12 Pelaku Ditangkap di Kampung Narkoba
Sebelumnya, Aipda Aksan yang bertugas di Mapolres Tanah Toraja Sulawesi Selatan, melalui vedio berdurasi sekitar tiga menit menyampaikan video curhan hatinya (curhat). Dalam video itu, Aipda Aksan menyebut bahwa untuk menjadi perwira harus membayar.
Selain itu, dalam videonya, Aipda Aksan mengatakan, anggota polisi yang ingin pindah tugas harus membayar dengan sejumlah uang. Tidak hanya itu, Aksan juga mengatakan bahwa ada korupsi dengan berkurangnya anggaran BBM bagi personel di lapangan. Aipda Aksan pun meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar membersihkan mafia di tubuh Polri .
Lihat Juga :