Riwayat Putri Raden Wijaya Menumpas 2 Pemberontakan di Majapahit

Kamis, 01 Desember 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, menurut kitab Nagarakretagama, Tribhuwanatunggadewi naik takhta kerajaan atas perintah ibunya pada 1329 M, menggantikan Jayanegara yang meninggal pada 1328.

Kepemimpinan Tribhuwanatunggadewi di Majapahit juga tidak lepas dari pemberontakan. Namun, dia berhasil memadamkan api pemberontakan itu. Dia menumpas pemberontakan di Sadeng dan Keta, pada 1331 M.

Pada 1334, Tribhuwanatunggadewi melahirkan anak ketiganya yang diberi nama Hayam Wuruk. Kelahiran sang anak disambut dengan letusan Gunung Kampud atau Gunung Kelud. Kelak, Hayam Wuruk menjadi Raja Majapahit.

Dua anak Tribhuwanatunggadewi lainnya adalah Bhre Lasem dan Bhre Pajang. Keduanya adalah perempuan.

Baca: Mpu Nambi, Sosok Penting yang Bantu Raden Wijaya Mendirikan Kerajaan Majapahit

Setelah menumpas pemberontakan Sadeng dan Keta, Tribhuwanatunggadewi mengeluarkan prasasti Camunda. Selama pemerintahannya, Tribhuwanatunggadewi juga berhasil memperluas wilayah Majapahit.

Dalam berita Tiongkok tahun 1349, pada masa itu Jawa telah memiliki penduduk yang cukup padat dengan tanah yang sangat subur. Penghasilan utamanya adalah padi, lada, garam, kain, dan buruan kakak tua.

Pada masa itu, Majapahit juga telah memiliki mata uang sendiri. Mata uangnya terbuat dari campuran perak, timah putih, timah hitam dan tembaga. Banyak negara tetangga yang mengakui kedaulatan Kerajaan Majapahit.

Pada 1350, ibunda Tribhuwanatunggadewi mangkat. Dengan meninggalnya Gayatri, maka berakhir kepemimpinan Tribhuwanatunggadewi. Selanjutnya, tampuk kekuasaan diserahkan kepada Hayam Wuruk, pada 1351.

Sumber tulisan:
1. Mulyono Atmosiswartoputra, Perempuan-Perempuan Pengukir Sejarah, Bhuana Ilmu Populer, 2018.
2. Otto Sukatno, dan Untung Mulyono, Pararaton: Kerajaan Tumapel (Singhasari) dan Majapahit, Nusamedia, 2021.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih...
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih Pertama Kerajaan Majapahit yang Jago Siasat Perang
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved