Event IFRC 2022 Beri Dampak Positif bagi Masyarakat Sekitar
Kamis, 24 November 2022 - 04:17 WIB
loading...
Para peserta IFRC ke-19 ini merupakan tim tanggap darurat yang biasa turun ke daerah bencana di tanah air. (Ist)
A
A
A
BANYUWANGI - PT Bumi Suksesindo (BSI) mewujudkan dukungannya terhadap pengembangan ekonomi masyarakat lingkar tambang dan Banyuwangi pada umumnya. Dukungan keekonomian ini juga tampak dari pelaksanaan Indonesian Fire and Rescue Challenge (IFRC) ke-19, di mana PT BSI menjadi tuan rumahnya.
Ketua Local Committee IFRC ke-19 yang juga Deputy General of Operations PT BSI, Roelly Fransza, menyampaikan dampak berganda dari event nasional tersebut dalam acara Closing Ceremony IFRC ke-19 di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan, Banyuwangi, Selasa, 22 November 2022.
"Rangkaian kegiatan selama kurang lebih sepuluh hari ini mampu membawa dampak cukup signifikan terhadap sektor-sektor lain, seperti wisata, UMKM, seni, dan budaya lokal," cetusnya.
Sejak IFRC digelar, okupansi homestay dan hotel-hotel di Pulau Merah dan Banyuwangi meningkat drastis. Pasalnya, para peserta menempati 800 lebih kamar homestay dan hotel-hotel yang ada di Banyuwangi sejak event berlangsung mulai 13 November 2022.
Selain okupansi homestay dan hotel yang meningkat, lanjut Roelly, pelaksanaan IFRC ke-19 juga melibatkan pelaku UMKM dan ratusan warga sekitar perusahaan. Selama event, omzet usaha mereka meningkat. Permintaan jasa laundry pun naik.
Ketua Local Committee IFRC ke-19 yang juga Deputy General of Operations PT BSI, Roelly Fransza, menyampaikan dampak berganda dari event nasional tersebut dalam acara Closing Ceremony IFRC ke-19 di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan, Banyuwangi, Selasa, 22 November 2022.
"Rangkaian kegiatan selama kurang lebih sepuluh hari ini mampu membawa dampak cukup signifikan terhadap sektor-sektor lain, seperti wisata, UMKM, seni, dan budaya lokal," cetusnya.
Sejak IFRC digelar, okupansi homestay dan hotel-hotel di Pulau Merah dan Banyuwangi meningkat drastis. Pasalnya, para peserta menempati 800 lebih kamar homestay dan hotel-hotel yang ada di Banyuwangi sejak event berlangsung mulai 13 November 2022.
Selain okupansi homestay dan hotel yang meningkat, lanjut Roelly, pelaksanaan IFRC ke-19 juga melibatkan pelaku UMKM dan ratusan warga sekitar perusahaan. Selama event, omzet usaha mereka meningkat. Permintaan jasa laundry pun naik.
Lihat Juga :