Pariwisata Ancol Belum Hasilkan PAD untuk Jakarta
Kamis, 09 Juli 2020 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
"Karena Ancol itu harus kita dorong menjadi salah satu wahana pariwisata di Asia.Dengan fasilitas yang ada ini kan tinggal pengembangan, cuma selama ini kita (Komisi B) belum melihat perkembangan nya biasa-biasa aja, makanya itu yang kita pertanyakan sejauh mana kekuatan dari kemampuan manajemen Ancol untuk mengembangkan itu kedepan," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali memastikan bahwa pihaknya akan berupaya optimal agar rencana pengembangan kawasan Ancol dapat dilakukan secara mandiri secara keuangan dan administrasi.
“Sampai sekarang ini kita tidak ada penyertaan dana dari pemerintah, murni dari dana operasional sendiri dari dana pengembangan. Jadi kita tidak ada PMP ataupun penyertaan dari daerah (PMD), kita akan konsisten menggunakan laba ditahan kita kalau kurang kita akan meminjam bank, dan kalau kurang lagi kita akan meminjam dengan financial market obligasi dan sebagainya, itulah strategi kita mengembangkan kawasan Ancol," jelasnya.
Kendati demikian, kata Sahir, pihaknya juga akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam rencana pengembangan kawasan Ancol kedepan. Khususnya, rekreasi outdoor yang diperlukan masyarakat Jakarta sebagai ruang ketiga.
“Kalau mau ekspansi, kami akan lihat dengan eksisting yang ada. Dalam pengembangan hal itu, kami ingin membuat sasaran pengembangan (reklamasi) ini dengan dana sendiri dan kami usahakan tidak akan ada delusi dari Pemprov yang 72% itu, kami pertahankan dengan strategi neraca dilakukan bertahap," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali memastikan bahwa pihaknya akan berupaya optimal agar rencana pengembangan kawasan Ancol dapat dilakukan secara mandiri secara keuangan dan administrasi.
“Sampai sekarang ini kita tidak ada penyertaan dana dari pemerintah, murni dari dana operasional sendiri dari dana pengembangan. Jadi kita tidak ada PMP ataupun penyertaan dari daerah (PMD), kita akan konsisten menggunakan laba ditahan kita kalau kurang kita akan meminjam bank, dan kalau kurang lagi kita akan meminjam dengan financial market obligasi dan sebagainya, itulah strategi kita mengembangkan kawasan Ancol," jelasnya.
Kendati demikian, kata Sahir, pihaknya juga akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam rencana pengembangan kawasan Ancol kedepan. Khususnya, rekreasi outdoor yang diperlukan masyarakat Jakarta sebagai ruang ketiga.
“Kalau mau ekspansi, kami akan lihat dengan eksisting yang ada. Dalam pengembangan hal itu, kami ingin membuat sasaran pengembangan (reklamasi) ini dengan dana sendiri dan kami usahakan tidak akan ada delusi dari Pemprov yang 72% itu, kami pertahankan dengan strategi neraca dilakukan bertahap," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :