Minta Maaf, Urip Saputra Akui Merekayasa Kematian untuk Hindari Utang
Senin, 21 November 2022 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, lanjut Urip, mengaku aka melakukan proses mediasi dengan pihak yang diutanginya. Pria itu juga akan berupaya membayar utang-utangnya.
"Kita akan melakukan proses mediasi dengan pihak yang saya punya hutang. Pastinya(tetap dibayar), merupakan pertanggungjawaban saya," tutupnya. Baca juga: Tidak Hanya Nekat Rekayasa Kematian karena Terlilit Utang, Urip juga Persiapkan Identitas Baru
Sebelumnya, Urip Saputra (40), warga Rancabungur, Kabupaten Bogor diketahui mereyasa kematiannya untuk menghindari hutang Rp 1,5 miliar. Rekayasa pura-pura mati itu sudah dipersiapkan secara matang.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, rekayasa itu dibuat Urip mulai dari memesan mobil ambulans dan peti mati. Bahkan, Urip juga berencana membuat identitas baru apabila rekayasa kematiannya berhasil.
Sang istri pun terpaksa mengikuti rekayasa yang digagas suaminya itu. Karena, istrinya sempat mengingatkan Urip akan dampak yang kegaduhan atau kehebohan terjadi dari rekayasa tersebut.
"Kita akan melakukan proses mediasi dengan pihak yang saya punya hutang. Pastinya(tetap dibayar), merupakan pertanggungjawaban saya," tutupnya. Baca juga: Tidak Hanya Nekat Rekayasa Kematian karena Terlilit Utang, Urip juga Persiapkan Identitas Baru
Sebelumnya, Urip Saputra (40), warga Rancabungur, Kabupaten Bogor diketahui mereyasa kematiannya untuk menghindari hutang Rp 1,5 miliar. Rekayasa pura-pura mati itu sudah dipersiapkan secara matang.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, rekayasa itu dibuat Urip mulai dari memesan mobil ambulans dan peti mati. Bahkan, Urip juga berencana membuat identitas baru apabila rekayasa kematiannya berhasil.
Sang istri pun terpaksa mengikuti rekayasa yang digagas suaminya itu. Karena, istrinya sempat mengingatkan Urip akan dampak yang kegaduhan atau kehebohan terjadi dari rekayasa tersebut.
(mhd)
Lihat Juga :