Gandeng Bank Jatim, Program Kalisa BWI Bantu Penanganan COVID-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, Kalisa 'Darurat Ventilator' merupakan sebuah program pengadaan ventilator di rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan pasien COVID-19. Kedua, Kalisa 'Lanjutkan Hidup Mereka' adalah program dana bantuan bagi orang tua mahasiswa pra-sejahtera se-Indonesia yang terdampak sosial ekonomi oleh pandemi COVID-19.
Ketiga, Kalisa 'Peduli Ulama Pedalaman,' adalah program bantuan tunai untuk ulama di pedalaman yang terdampak COVID-19. "Masyarakat bebas memilih salah satu dari program Kalisa yang ditawarkan oleh nazhir BWI. Bahkan masyarakat pun bisa memilih ketiga program Kalisa tersebut," ucap Nuh.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, pada situasi pandemi COVID-19 ini, banyak masyarakat yang berhati-hati untuk menginvestasikan dananya. Sebab, situasi ekonomi masih tidak pasti. "Dengan wakaf ini akan berubah. Kalau tidak untung besar didunia akan untung di akhirat. Semoga program Kalisa ini ke depan bisa sukses," imbuh Emil.
Sementara itu, Pgs Direktur Retail Konsumer dan Usaha Syariah Bank Jatim Rizyana Mirda mengatakan menyambut baik program Kalisa dari BWI ini. Bank Jatim melalui Unit Usaha Syariah(UUS), berperan menghimpun dana wakaf dari masyarakat. Nantinya, dana wakaf di UUS Syariah Bank Jatim akan dikelola oleh BWI. Saat ini, UUS Bank Jatim sudah menyerahkan dana wakaf ke BWI sebesar Rp344 juta. Dana wakaf ini dihimpun dari seluruh pegawai Bank Jatim."Kami juga siapkan aplikasi wakaf barokah. Sehingga masyarakat umum bisa dengan mudah menyetorkan dana wakaf," kata dia.
Ketiga, Kalisa 'Peduli Ulama Pedalaman,' adalah program bantuan tunai untuk ulama di pedalaman yang terdampak COVID-19. "Masyarakat bebas memilih salah satu dari program Kalisa yang ditawarkan oleh nazhir BWI. Bahkan masyarakat pun bisa memilih ketiga program Kalisa tersebut," ucap Nuh.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, pada situasi pandemi COVID-19 ini, banyak masyarakat yang berhati-hati untuk menginvestasikan dananya. Sebab, situasi ekonomi masih tidak pasti. "Dengan wakaf ini akan berubah. Kalau tidak untung besar didunia akan untung di akhirat. Semoga program Kalisa ini ke depan bisa sukses," imbuh Emil.
Sementara itu, Pgs Direktur Retail Konsumer dan Usaha Syariah Bank Jatim Rizyana Mirda mengatakan menyambut baik program Kalisa dari BWI ini. Bank Jatim melalui Unit Usaha Syariah(UUS), berperan menghimpun dana wakaf dari masyarakat. Nantinya, dana wakaf di UUS Syariah Bank Jatim akan dikelola oleh BWI. Saat ini, UUS Bank Jatim sudah menyerahkan dana wakaf ke BWI sebesar Rp344 juta. Dana wakaf ini dihimpun dari seluruh pegawai Bank Jatim."Kami juga siapkan aplikasi wakaf barokah. Sehingga masyarakat umum bisa dengan mudah menyetorkan dana wakaf," kata dia.
(nth)