Korban Patah Kaki Tragedi Kanjuruhan Nekat Cari Keadilan ke Jakarta
Kamis, 17 November 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya saya mau dikirim ke Polda Jatim. Tapi saya bilang gak bisa. Awalnya saya takut. Kemudian saya didampingi sama lawyer," terangnya.
Vicki saat melihat pertandingan di tribun 12 di malam nahas itu, namun pascapertandingan ia terkejut ketika ada tembakan gas air mata ke tribun tempatnya menonton.
Hal inilah yang membuatnya dan penonton lainnya panik, kakinya sempat terjepit dan bergelantungan di pagar pembatas tribun.
"Suasananya saat itu berdesak-desakan. Saya bergelantungan, karena kaki saya terjepit pagar. Di pintu 12 juga hanya ada satu pintu yang terbuka," terangnya.
Saat itu ia juga melihat banyak Aremania yang berdesak-desakan mencari jalan keluar. Hal inilah yang memicu mereka terinjak-injak sehingga memakan korban jiwa.
Kini dengan kondisinya yang semakin membaik membuat Vicki perlahan mulai bisa berjalan. Namun ia mengakui tak masuk sekolah 40 hari karena masih trauma dan menjalani perawatan pasca luka-luka.
Vicki saat melihat pertandingan di tribun 12 di malam nahas itu, namun pascapertandingan ia terkejut ketika ada tembakan gas air mata ke tribun tempatnya menonton.
Hal inilah yang membuatnya dan penonton lainnya panik, kakinya sempat terjepit dan bergelantungan di pagar pembatas tribun.
"Suasananya saat itu berdesak-desakan. Saya bergelantungan, karena kaki saya terjepit pagar. Di pintu 12 juga hanya ada satu pintu yang terbuka," terangnya.
Saat itu ia juga melihat banyak Aremania yang berdesak-desakan mencari jalan keluar. Hal inilah yang memicu mereka terinjak-injak sehingga memakan korban jiwa.
Kini dengan kondisinya yang semakin membaik membuat Vicki perlahan mulai bisa berjalan. Namun ia mengakui tak masuk sekolah 40 hari karena masih trauma dan menjalani perawatan pasca luka-luka.
Lihat Juga :