Polda Imbau Warga 2 Desa yang Terlibat Bentrok di Maluku Tenggara Menahan Diri

Minggu, 13 November 2022 - 13:14 WIB
loading...
Polda Imbau Warga 2 Desa yang Terlibat Bentrok di Maluku Tenggara Menahan Diri
Pascaterlibat bentrok, kondisi dua desa di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kini telah kondusif. iNews TV/Nurdin
A A A
MALUKU TENGGARA - Pascaterlibat bentrok , kondisi dua desa di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kini telah kondusif . Sebelumnya dua desa yakni Desa Bombay dan Elat, di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku sempat bentrok, Sabtu (12/11/2022).

Polda Maluku juga telah menebalkan pasukan untuk menjaga situasi di sana. Kini aparat TNI-Polri terus bersiaga dan memberikan kesadaran kepada masyarakat dua desa tersebut.

Menyikapi kejadian tersebut, Polda Maluku mengimbau masyarakat dua desa yang terlibat bentrok agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu sesat, yang dapat memecah belah kerukunan di wilayah sekitar.

"Kepada masyarakat, tetap menahan diri dan tidak terprovokasi. Kami minta masyarakat dapat mengendalikan diri dan kembali ke rumah masing-masing," ajak Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Minggu (13/11/2022).

Rum mengaku, perkuatan pengamanan dari Polres Malra telah tiba siang tadi di lokasi bentrok untuk mempertebal pengamanan.

"Personel pengamanan sebanyak 2 SST yang dipimpin Kapolres Malra telah tiba sekitar pukul 11.00 WIT dan langsung mengamankan lokasi bentrok. Situasi keamanan di sana mulai aman terkendali," katanya.

Baca: Mencekam! Warga 2 Desa di Maluku Tenggara Bentrok, Rumah dan Sekolah Dibakar.

Hingga saat ini, sebanyak 5 SST personel gabungan telah mengamankan lokasi bentrok. 1 SST di antaranya dari Kodim setempat. Rencananya besok personel dari Resmob Polda Maluku akan dikerahkan untuk memback up Polres Malra demi proses penegakan hukum.

Sebelumnya, bentrok ini menyebabkan gedung sekolah dan rumah warga terbakar. Warga juga alami luka luka, termasuk dua anggota polisi yang melerai aksi masa ikut terkena panah.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3443 seconds (10.101#12.26)