Ojol dan Sopir Angkot di Kota Bogor Dapat Bansos BBM Rp1,4 Miliar
Jum'at, 11 November 2022 - 23:27 WIB
loading...
Pengemudi ojol an sopir angkot di Kota Bogor mendapatkan bansos totalnya Rp1,4 miliar. Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota Bogor mulai menyalurkan bantuan sosial BBM kepada pengemudi ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot). Bantuan diberikan dalam bentuk vocher pengisian BBM.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto alokasi dana Rp1,4 miliar bansos BBM disalurkan kepada 1.000 pengemudi ojol dan 1.341 sopir angkot seecara bertahap selama tiga bulan. "Dibagikan dalam bentuk voucher secara bertahap sampai Desember," kata Bima, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Cek Perbaikan Jalan Longsor, Bima Arya Ngomel-ngomel
Sesuai persyaratan dan aturan, penerima bantuan ini adalah warga yang belum menerima bantuan sosial apa pun dari pemerintah. Pendataan bansos BBM dilakukan berdasarkan NIK dengan proses verifikasi data oleh Dishub Kota Bogor dengan Dinas Sosial, Disdukcapil dan Bagian Kesra Setdakot Bogor.
"Proses itu membawa SK, kemudian diskrining lagi apakah sudah pernah mendapat bantuan apa belum. Karena kita prioritaskan yang betul-betul belum dapat bantuan sama sekali sebelumnya," jelasnya.
Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, setiap penerima mendapatkan bansos BBM berupa voucher untuk mengisi BBM sebesar Rp600 ribu. Vocher akan dibagikan setiap bulannya sebesar Rp200 ribu sampai Desember 2022.
"Satu bulan Rp200 ribu. (Pecahan vouchernya) dibedakan ya. Ojol pecahan vouchernya (senilai) Rp25 ribu kalau angkot (senilai) Rp50 ribu. (Warna voucher) Ijo sama biru, Ijo ojol, biru angkot," kata Eko.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto alokasi dana Rp1,4 miliar bansos BBM disalurkan kepada 1.000 pengemudi ojol dan 1.341 sopir angkot seecara bertahap selama tiga bulan. "Dibagikan dalam bentuk voucher secara bertahap sampai Desember," kata Bima, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Cek Perbaikan Jalan Longsor, Bima Arya Ngomel-ngomel
Sesuai persyaratan dan aturan, penerima bantuan ini adalah warga yang belum menerima bantuan sosial apa pun dari pemerintah. Pendataan bansos BBM dilakukan berdasarkan NIK dengan proses verifikasi data oleh Dishub Kota Bogor dengan Dinas Sosial, Disdukcapil dan Bagian Kesra Setdakot Bogor.
"Proses itu membawa SK, kemudian diskrining lagi apakah sudah pernah mendapat bantuan apa belum. Karena kita prioritaskan yang betul-betul belum dapat bantuan sama sekali sebelumnya," jelasnya.
Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, setiap penerima mendapatkan bansos BBM berupa voucher untuk mengisi BBM sebesar Rp600 ribu. Vocher akan dibagikan setiap bulannya sebesar Rp200 ribu sampai Desember 2022.
"Satu bulan Rp200 ribu. (Pecahan vouchernya) dibedakan ya. Ojol pecahan vouchernya (senilai) Rp25 ribu kalau angkot (senilai) Rp50 ribu. (Warna voucher) Ijo sama biru, Ijo ojol, biru angkot," kata Eko.
Lihat Juga :