Covid-19 Masih Ancaman, Pemkot Depok Batasi Fasilitas Olahraga Hanya untuk Latihan
Rabu, 08 Juli 2020 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Status Depok di provinsi saat ini masuk zona kuning, sementara di pusat masuk zona oranye. Tentunya, kami akan terus berupaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, kata Idris.
Dalam konteks itu, Pemkot Depok akan mengoptimalkan peran Kampung Siaga Covid-19 berbasis RW yang dikendalikan oleh lurah dan camat dalam melakukan pemantauan. Apalagi, saat ini Kota Depok masih menerapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) di tingkat RW. Penerapan tersebut sangat efektif menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok.
"Peran Kampung Siaga Covid-19 sangat mendukung penerapan PSKS, karena dapat secara langsung memantau aktivitas dan kondisi warga," tutur Idris.
Kampung Siaga Covid-19 juga efektif memantau warga yang bekerja di luar Depok. Apalagi tak dimungkiri 60% warga Depok bekerja di luar kota, terutama di Jakarta.
"Berkat kerja keras Kampung Siaga Covid-19 juga, ada 12 kelurahan di Kota Depok yang bebas kasus Covid-19. Capaian itu harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar Depok bebas kasus Covid-19," tegasnya.
Dalam konteks itu, Pemkot Depok akan mengoptimalkan peran Kampung Siaga Covid-19 berbasis RW yang dikendalikan oleh lurah dan camat dalam melakukan pemantauan. Apalagi, saat ini Kota Depok masih menerapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) di tingkat RW. Penerapan tersebut sangat efektif menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok.
"Peran Kampung Siaga Covid-19 sangat mendukung penerapan PSKS, karena dapat secara langsung memantau aktivitas dan kondisi warga," tutur Idris.
Kampung Siaga Covid-19 juga efektif memantau warga yang bekerja di luar Depok. Apalagi tak dimungkiri 60% warga Depok bekerja di luar kota, terutama di Jakarta.
"Berkat kerja keras Kampung Siaga Covid-19 juga, ada 12 kelurahan di Kota Depok yang bebas kasus Covid-19. Capaian itu harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar Depok bebas kasus Covid-19," tegasnya.
(thm)
Lihat Juga :