Covid-19 Masih Ancaman, Pemkot Depok Batasi Fasilitas Olahraga Hanya untuk Latihan

Rabu, 08 Juli 2020 - 09:42 WIB
loading...
Covid-19 Masih Ancaman,...
Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan fasilitas olahraga hanya boleh untuk latihan. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Pemerintah Kota ( Pemkot Depok) telah memperlonggar sejumlah fasilitas publik di Kota Depok, termasuk fasilitas olahraga. Namun, demi mencegah penyebaran Covid-19, fasilitas-fasilitas tersebut hanya dapat dipergunakan untuk latihan.

“"Kami sudah membuka kembali fasilitas-fasilitas olahraga di Kota Depok. Tapi tentunya tetap ada pembatasan. Salah satunya fasilitas olahraga tersebut dibuka hanya untuk latihan, bukan dipergunakan untuk menggelar turnamen,”" ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2020).

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok itu, saat ini masyarakat sudah dapat kembali menggunakan fasilitas-fasilitas olahraga, seperti lapangan sepak bola, GOR bulu tangkis, dan sebagainya. Namun, mereka tidak bisa memakainya seperti situasi normal, melainkan tetap harus menggunakan protap kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak.

“"Stadion bola sudah kami buka, namun hanya untuk latihan, bukan untuk turnamen. Kami juga batasi 50% kapasitas kalau ada penonton (latihan). Begitu juga GOR indoor untuk badminton kami batasi," kata Idris. (Baca juga: Pemkot Depok Minta Masyarakat Tunda Dulu Rencana Resepsi Nikah dan Khitan)

Kebijakan itu dilakukan Idris guna mencegah banyaknya kerumunan orang yang bisa menjadi media penularan Covid-19. Apalagi hingga Selasa (7/7/2020) Tim Gugus Tugas Kota Depok masih mencatat terdapat 838 pasien terkonfirmasi positif, 599 sembuh, dan 36 meningggal.

Sementara ODP tercatat total 4.186 kasus yang 3.575 kasus di antaranya selesai pemantauan, dan 611 lainnya masih dalam pemantauan. Sementara catatan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1.604 orang, yang 1.355 di antaranya telah selesai dan 249 lainnya masih dalam pengawasan. Sedangkan Oorang Tanpoa Gejala (OTG) tercatat 2.604 orang di mana 2.073 orang sudah selesai dipantau dan 531 lainnya masih dalam pemantauan.

Meski begitu, Depok termasuk kota yang mampu mengendalikan penyebaran Covid-19. Terbukti, angka kasus-kasus barunya di sejumlah kelurahan tidak terlalu signifikan. Bahkan, ada 12 dari 63 kelurahan di Depok juga sempat nihil dari kasus konfirmasi positif dalam dua hari terakhir. Begitu juga tingkat kesembuhannya sudah mencapai 71%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
33 Sekolah Swasta di...
33 Sekolah Swasta di Depok Gratis Jenjang SMP, Cek Daftar Lengkapnya
Pemkot Gelar Depok Run...
Pemkot Gelar Depok Run Festival 22 Juni Bakal Diikuti 2.500 Peserta, Pakai Rute CFD
Rekomendasi
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
BPOM Izinkan Penggunaan...
BPOM Izinkan Penggunaan Paxlovid untuk Pengobatan Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved