alexametrics

Cegah COVID-19, 242 Anggota Panwaslucam Sleman Jalani Rapid Test

loading...
Cegah COVID-19, 242 Anggota Panwaslucam Sleman Jalani Rapid Test
Anggota Panwaslucam saat Sleman menjalani rapid diagnostic test (RDT), Selasa (7/7/2020). Foto/SINDOnews/Priyo Set
A+ A-
SLEMAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar rapid diagnostic test (RDT) atau tes cepat COVID-19 bagi 242 anggota pengawas pemilu kecamatan (panwaslcam) se-Sleman, Selasa (7/7/2020).

RDT dilaksanakan serentak di masing-masing Puskesmas sesuai tempat anggota Panwaslucam bertugas.

Ketua Bawaslu Sleman M. Abdul Karim Mustofa mengatakan, RDT untuk memastikan kondisi kesehatan anggota Panwaslucam sebelum melaksanakan tugas pengawasan tahapan Pilkada Sleman Desember 2020 mendatang, sekaligus untuk mencegah penularan COVID-19.

“Tahapan yang akan segera diawasi adalah tahapan pemutakhiran data pemilih yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2020,” kata Karim, Selasa (7/7/2020).



Karim menjelaskan selain dengan RDT, untuk memastikan kondisi anggota Panwaslucam dalam kondisi baik saat menjalankan tugas, juga dibekali dengan alat pelindung diri (APD), seperti masker, pelindung wajah, fasilitas cuci tangan yang mudah diakses, sarung tangan plastik sekali pakai, hand sanitizer dan vitamin.

“Diharapkan dengan dengan langkah ini semua anggota Panwaslucam kondisinya baik dan fit semua, sehingga dapat menjalankan pengawasan dengan maksimal,” jelasnya. (Baca juga: Pasien COVID-19 di Semarang Raya Melonjak, Rumah Sakit Keteteran)



Kepala Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sleman, Vici Herawati menambahkan, anggota Panwaslucam yang menjalani RDT, terdiri dari personol Panwaslucam, sekretariat, dan Panwaslu Desa.
Kegiatan ini, kata dia, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman.

“Hasil rapid test jajaran Panwaslucam ini akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan Sleman,” tuturnya.
(boy)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak