Kebiasaan Tokoh Pertempuran Surabaya Bung Tomo yang Jarang Diketahui
Selasa, 08 November 2022 - 06:30 WIB
loading...
Tokoh pertempurab Surabaya, Bung Tomo.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Bung Tomo sang orator memiliki kebiasaan - kebiasaan kehidupan sehari-hari yang belum diketahui oleh kebanyakan orang. Hal ini karena selama ini publik hanya mengenal pemilik nama asli Sutomo ini sebagai tokoh gerakan dan perjuangan membela bangsa dan negara dari penjajahan.
Padahal di sisi lain Bung Tomo memiliki kebiasaan - kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari yang patut diulas, dan menjadi contoh bagi generasi - generasi setelahnya. Hal ini sebagaimana dikisahkan pada buku "Bung Tomo : Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" tulisan Abdul Waid.
Bung Tomo dikenal sebagai pribadi yang pandai bergaul dengan teman - teman sebayanya. Bung Tomo sering menjadi pemimpin dalam hal apapun, dan terbiasa mempengaruhi orang lain. Kebiasaan ini terjadi sejak kecil hingga dewasa, bahkan hingga akhir hayatnya, Bung Tomo memiliki kebiasaan mengajak teman - temannya untuk melakukan sesuatu, khususnya untuk pekerjaan atau kegiatan yang menantang, beresiko, dengan catatan memberikan banyak manfaat, dan merupakan sebuah kebenaran.
Baca juga: Pasukan Berani Mati Bung Tomo Lawan Penjajah yang Pertahankan Kemerdekaan
Artinya ia senang dan sering menjadi pelopor dalam berbagai macam aktivitas yang tidak merugikan orang lain. Ia lebih suka menjadi atasan ketimbang menjadi bawahan. Kebiasaan mempengaruhi orang lain mengantarkan Bung Tomo tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa pemimpin di mana saja, dan kapan saja ia berkecimpung dalam sebuah komunitas.
Padahal di sisi lain Bung Tomo memiliki kebiasaan - kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari yang patut diulas, dan menjadi contoh bagi generasi - generasi setelahnya. Hal ini sebagaimana dikisahkan pada buku "Bung Tomo : Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" tulisan Abdul Waid.
Bung Tomo dikenal sebagai pribadi yang pandai bergaul dengan teman - teman sebayanya. Bung Tomo sering menjadi pemimpin dalam hal apapun, dan terbiasa mempengaruhi orang lain. Kebiasaan ini terjadi sejak kecil hingga dewasa, bahkan hingga akhir hayatnya, Bung Tomo memiliki kebiasaan mengajak teman - temannya untuk melakukan sesuatu, khususnya untuk pekerjaan atau kegiatan yang menantang, beresiko, dengan catatan memberikan banyak manfaat, dan merupakan sebuah kebenaran.
Baca juga: Pasukan Berani Mati Bung Tomo Lawan Penjajah yang Pertahankan Kemerdekaan
Artinya ia senang dan sering menjadi pelopor dalam berbagai macam aktivitas yang tidak merugikan orang lain. Ia lebih suka menjadi atasan ketimbang menjadi bawahan. Kebiasaan mempengaruhi orang lain mengantarkan Bung Tomo tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa pemimpin di mana saja, dan kapan saja ia berkecimpung dalam sebuah komunitas.
Lihat Juga :