Kemegahan Ibu Kota Majapahit, Ada Gedung Tinggi Tak Kalah dengan Kerajaan Eropa

Sabtu, 05 November 2022 - 05:00 WIB
loading...
Kemegahan Ibu Kota Majapahit,...
Kemegahan ibu kota Majapahit, ada gedung tinggi yang megahnya tak kalah dengan kerajaan di eropa.
A A A
Majapahit merupakan sebuah kemaharajaan yang berpusat di Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya sekitar 1293–1527 masehi. Majapahit adalah kemaharajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap monarki terbesar dalam sejarah Indonesia.

Berdasarkan catatan Negarakertagama, kekuasaan Majapahit terbentang dari Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Filipina (Kepulauan Sulu, Manila (Saludung), Sulawesi, Papua, dan lainnya.

Baca juga: Akhir Tragis Raja Jayanegara Penguasa Majapahit, Dibunuh Abdi Dalem karena Lecehkan Istri Orang

Sebagai kerajaan besar dan termasyhur di masanya, Majapahit memiliki ibu kota yang luas, lengkap dengan istananya. Beberapa bangunan mulai dari Alun-alun keraton hingga balai-balai yang menjadi bagian dari kompleks istana.

Tembok batu merah tebal lagi tinggi mengelilingi keraton di ibu kota kerajaan. Tembok batu ini juga sekaligus menjadi benteng bagi keraton Majapahit, sebagaimana dikutip dari buku Prof. Slamet Muljana berjudul "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit".

Pintu besar di sebelah barat yang disebut purawaktra menghadap ke lapangan luas. Di tengah lapangan itu mengalir parit yang mengelilingi lapangan, di tepi benteng ditanami pohon beringin atau brahmastana, berderet-deret memanjang dan berbagai bentuknya.

Di situlah tempat tunggu para perwira yang sedang meronda menjaga paseban. Di sebelah utara ada lagu gapura, pintunya besi, alun-alun keraton membujur dari utara ke selatan.

Di dalam benteng terdapat pura di tengah-tengah benteng, yang terletak di sebelah timur pintu besi adalah panggung tinggi, lantainya berlapis batu putih, deretan gedung-gedung yang berhimpit membujur ke selatan.

Di muka deretan gedung ini terdapat jalan yang membatasi alun-alun keraton dan gedung kompleks keraton. Di sebelah selatan panggung ialah balai prajurit tempat bermusyawarah para menteri, perwira, pendeta, dari tiga aliran agama, para pembantu raja, kepala daerah, dan kepala desa, baik dari ibu kota maupun dari luar pada tiap tanggal satu bulan caitra.

Di sebelah timur balai prajurit atau balai pertemuan menjulang rumah korban, bertiga-tiga mengelilingi kuil Siwa yang tinggi. Di sebelah selatannya ialah gedung bersusun tempat tinggal para wipra, di sebelah barat tempat tinggal para wipra, membentang halaman berkaki tinggi.

Di sebelah utara kuil Siwa, berdiri tegak gedung sang Buddha, atapnya bertingkat tiga, puncaknya penuh berukir. Di sebelah selatan balai pertemuan adalah balai agung manguntur, dengan lapangan watangan yang luas di belakangnya.

Di tengah utara adalah penangkilan, tempat duduk para pujangga dan para menteri. Bagian timur adalah tempat berkumpul para pendeta Siwa Buddha. Sedangkan di selatannya, tersekat pintu-pintu adalah paseban yang teratur rapi. Ini bertemu dengan jalan dari utara ke selatan pertemuan itu merupakan jalan simpang empat atau jalan silang ke bagian selatan alun-alun.

Di sepanjang jalan dari timur ke barat kanan kiri berjajar rumah-rumah. Deretan pohon tanjung membelah jalan dari timur ke barat. Di sebelah barat manguntur agak jauh, berdiri sebuah balai tempat berkerumun anggota tentara.

Halamannya sangat luas, di tengah halaman ada mandapa, tempat memelihara burung. Boleh dipastikan bahwa balai tersebut adalah tempat jaga para tentara, letaknya di sebelah selatan jalan dari timur ke barat dan di sebelah barat jalan dari utara ke selatan.

Di sebelah timur jalan ada paseban, yang membujur dari utara ke selatan, sampai pintu kedua dari istana. Di belakang pintu tersebut terdapat halaman sangat luas dan rata. Di sebelah timur halaman ada sebuah bangunan asri indah lagi tinggi.

Di bangunan itulah baginda raja sambil duduk di balai witana menerima tamu yang datang menghadap, itulah ruang tamu raja. Di halaman keraton berbagai balai mengelilinginya, balai - balai ini termasuk kompleks keraton.

Atapnya bertingkat-tingkat, berdiri berkelompok - kelompok, masing-masing mempunyai pintunya sendiri. Kompleks istana ke timur sampai tembok benteng sebelah timur, ke Selatan mencapai tembok benteng sebelah selatan.(diolah berbagai sumber)
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Pramono Anung: Selama...
Pramono Anung: Selama Belum Ada Keppres, Ibu Kota Tetap di Jakarta
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Gugatan UU IKN Ditolak...
Gugatan UU IKN Ditolak MK Pertegas Ibu Kota Negara Tetap Jakarta
Rekomendasi
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Daun Kelor Memiliki...
Daun Kelor Memiliki Manfaat yang Tak Kalah dengan Ginseng Korea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved