Haris Azhar dan Fatia Ogah Cabut Hasil Penelitian yang Bikin Luhut Lapor Polisi
Selasa, 01 November 2022 - 16:20 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan aktivis KontraS Fatia Maulidiyanti menegaskan tidak akan mencabut hasil penelitian yang sudah dipublis ke media. Foto: MPI/Erfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan aktivis KontraS FatiaMaulidiyanti menegaskan tidak akan mencabut hasil penelitian yang sudah dipublis ke media. Dia menilai, penelitian tersebut dilakukan sesuai dengan metodologi yang benar.
Hal itu dikatakan oleh Haris danFatiasaat memenuhi panggilan penyidik atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Baca juga: Pelaporan Haris Azhar dan Fatia oleh Luhut Dinilai Berlebihan
Haris diperiksa perihal video yang ditayangkan oleh chanel akun YouTube. Dia menegaskan, video tersebut dibuat seusai dengan hasil penelitian dengan metodologi yang benar.
"Menurut saya tidak ada yang bermasalah dari riset, penerbitan dan publikasi. Jadi kalau sekarang dipidanakan segala macam, ditersangkakan, menurut saya memang ini bagian dari upaya membungkam masyarakat," kata Haris kepada wartawan, Selasa (1/11/2022).
Sementara itu aktivis KontraSFatiaMaulidiyanti menegaskan, tidak akan mencabut hasil riset yang dia lakukan. Bahkan penelitian tersebut diambil dari data publik yang sah dan diakui.
"Sumber riset tersebut satu dari perusahaan sendiri, kedua dari Kemenkumham dan juga data-data yang kita peroleh dari lapangan. Jadi kenapa harus dicabut. Karena itu justru yang menjadi basis atas laporan kita," jelasnya.
Hal itu dikatakan oleh Haris danFatiasaat memenuhi panggilan penyidik atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Baca juga: Pelaporan Haris Azhar dan Fatia oleh Luhut Dinilai Berlebihan
Haris diperiksa perihal video yang ditayangkan oleh chanel akun YouTube. Dia menegaskan, video tersebut dibuat seusai dengan hasil penelitian dengan metodologi yang benar.
"Menurut saya tidak ada yang bermasalah dari riset, penerbitan dan publikasi. Jadi kalau sekarang dipidanakan segala macam, ditersangkakan, menurut saya memang ini bagian dari upaya membungkam masyarakat," kata Haris kepada wartawan, Selasa (1/11/2022).
Sementara itu aktivis KontraSFatiaMaulidiyanti menegaskan, tidak akan mencabut hasil riset yang dia lakukan. Bahkan penelitian tersebut diambil dari data publik yang sah dan diakui.
"Sumber riset tersebut satu dari perusahaan sendiri, kedua dari Kemenkumham dan juga data-data yang kita peroleh dari lapangan. Jadi kenapa harus dicabut. Karena itu justru yang menjadi basis atas laporan kita," jelasnya.
Lihat Juga :