SPP SMA/SMK Negeri Gratis, Khofifah Larang Sekolah Lakukan Pungli
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:49 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi seluruh siswa SMA/SMK Negeri di Jatim gratis. Foto Dok/SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi seluruh siswa SMA/SMK Negeri di Jatim gratis. Orang nomor satu di Jatim itupun pihak sekolah untuk tidak melakukan pungutan apapun kepada siswa, khususnya peserta didik baru dalam bentuk dan nama apapun.
Khofifah mengatakan, pengganti SPP untuk SMA dan SMK Negeri di Jatim berasal dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan dana APBD Jatim dalam bentuk Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) Tahun Anggaran 2020.
"Program SPP gratis ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Jadi sekolah tidak diperkenankan memungut rupiah sepeserpun dari siswa. Semua gratis, seluruh Jatim," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (7/7/2020). (Baca: UTBK Hari Kedua Kendala Server dan Rapid Test Aman)
Sementara untuk SMA/SMK swasta, Pemprov Jatim hanya memberikan subsidi khusus, sehingga tidak akan digratiskan secara penuh. "Lewat program gratis SPP ini, saya ingin meringankan beban masyarakat sekaligus meminimalisir jumlah anak putus sekolah di Jatim. Jika menemukan pelanggaran yang dilakukan sekolah terkait SPP, laporkan dinas pendidikan,” tandas Khofifah.
Terkait proses belajar mengajar, Khofifah mengatakan rencananya kegiatan belajar mengajar di Jatim akan dimulai pada 13 Juli mendatang. Semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring (online). Dia berharap seluruh insan pendidikan tetap menjaga optimisme dan semangat selama proses pendidikan meski harus dilakukan secara online. "Kita sama-sama berdoa agar COVID-19 ini segera berlalu dan aktivitas belajar mengajar bisa berlangsung seperti sedia kala," imbuhnya.
Khofifah mengatakan, pengganti SPP untuk SMA dan SMK Negeri di Jatim berasal dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan dana APBD Jatim dalam bentuk Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) Tahun Anggaran 2020.
"Program SPP gratis ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Jadi sekolah tidak diperkenankan memungut rupiah sepeserpun dari siswa. Semua gratis, seluruh Jatim," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (7/7/2020). (Baca: UTBK Hari Kedua Kendala Server dan Rapid Test Aman)
Sementara untuk SMA/SMK swasta, Pemprov Jatim hanya memberikan subsidi khusus, sehingga tidak akan digratiskan secara penuh. "Lewat program gratis SPP ini, saya ingin meringankan beban masyarakat sekaligus meminimalisir jumlah anak putus sekolah di Jatim. Jika menemukan pelanggaran yang dilakukan sekolah terkait SPP, laporkan dinas pendidikan,” tandas Khofifah.
Terkait proses belajar mengajar, Khofifah mengatakan rencananya kegiatan belajar mengajar di Jatim akan dimulai pada 13 Juli mendatang. Semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring (online). Dia berharap seluruh insan pendidikan tetap menjaga optimisme dan semangat selama proses pendidikan meski harus dilakukan secara online. "Kita sama-sama berdoa agar COVID-19 ini segera berlalu dan aktivitas belajar mengajar bisa berlangsung seperti sedia kala," imbuhnya.
Lihat Juga :