Ridwan Kamil, Ganjar, Gibran Bertemu Sampaikan Pesan Penting untuk Pemuda di Pura Mangkunegaran Surakarta
Senin, 31 Oktober 2022 - 16:07 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu di Pura Mangkunegaran Surakarta.
A
A
A
KOTA SURAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bertemu dan menyampaikan pesan penting buat generasi muda.
Tiga kepala daerah ini bertemu menghadiri Acara Pasca KTT Youth 20 Presidensi G20 Indonesia di Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022).
Sorak-sorai hadirin terlihat ketika tiga kepala daerah tersebut dipanggil satu per satu ke atas panggung.
Ridwan Kamil atau yang akrab disapa dengan Kang Emil mengatakan, para pemuda di Indonesia harus bisa bermanfaat bagi siapapun, dapat berkontribusi, dan tidak membesarkan perbedaan.
"Manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat, dapat berkontribusi waktu, ilmu, tenaga, hingga harta. Intinya, pemuda tidak boleh bertengkar dan jangan membesar-besarkan perbedaan," katanya.
Selain itu, Kang Emil menyampaikan, spirit para pemuda saat ini bukan lagi tentang kebebasan melainkan kesempatan. Artinya, para pemuda harus bisa melihat peluang dalam mencapai sesuatu.
"Tanggal 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, sekarang top of mind-nya adalah kesempatan, mau jadi tokoh apa saja bisa," ujarnya.
Tiga kepala daerah ini bertemu menghadiri Acara Pasca KTT Youth 20 Presidensi G20 Indonesia di Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022).
Sorak-sorai hadirin terlihat ketika tiga kepala daerah tersebut dipanggil satu per satu ke atas panggung.
Ridwan Kamil atau yang akrab disapa dengan Kang Emil mengatakan, para pemuda di Indonesia harus bisa bermanfaat bagi siapapun, dapat berkontribusi, dan tidak membesarkan perbedaan.
"Manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat, dapat berkontribusi waktu, ilmu, tenaga, hingga harta. Intinya, pemuda tidak boleh bertengkar dan jangan membesar-besarkan perbedaan," katanya.
Selain itu, Kang Emil menyampaikan, spirit para pemuda saat ini bukan lagi tentang kebebasan melainkan kesempatan. Artinya, para pemuda harus bisa melihat peluang dalam mencapai sesuatu.
"Tanggal 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, sekarang top of mind-nya adalah kesempatan, mau jadi tokoh apa saja bisa," ujarnya.
Lihat Juga :