Tekan Laka Lantas, Polda Jateng Fokus Identifikasi Titik Rawan Baru
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dibikin rata-rata, kurang lebih 60 kejadian kecelakaan per hari, atau setiap hari 9 orang yang meninggal dunia. Tanpa bermaksud mengecilkan COVID- 19 sebagai virus mematikan, ada penyakit di jalan yang juga menular yaitu tidak tertibnya berlalulintas sehingga menyebabkan kecelakaan dan meninggal dunia," tegasnya.
Untuk menekan laka lantas lebih rendah lagi,Ditlantas Polda Jateng fokus mengindentifikasi titik-titik rawan baru mewujudkan kondisi lalu lintas di Jateng aman, tertib dan lancar.
Arman mengemukakan ada beberapa spesifikasi titik rawan. Yaitu bersifat sementara atau temporer, permanen dalam jangka panjang oleh sebab kondisi tertentu atau laten, serta kondisi situasional.
Berdasarkan evaluasi, Jateng termasuk salah satu wilayah rawan kecelakaan. Bahkan saat ini terdapat beberapa titik ditandai sebagai daerah rawan kecelakaan.
"Beberapa daerah rawan ini harus diantisipasi dan diperhatikan. Para pengguna jalan seyogianya mengetahui agar bisa mengantisipasi dan lebih berhati-hati," terangnya.(Baca juga : Ini Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng yang Harus Diwaspadai )
Untuk menekan laka lantas lebih rendah lagi,Ditlantas Polda Jateng fokus mengindentifikasi titik-titik rawan baru mewujudkan kondisi lalu lintas di Jateng aman, tertib dan lancar.
Arman mengemukakan ada beberapa spesifikasi titik rawan. Yaitu bersifat sementara atau temporer, permanen dalam jangka panjang oleh sebab kondisi tertentu atau laten, serta kondisi situasional.
Berdasarkan evaluasi, Jateng termasuk salah satu wilayah rawan kecelakaan. Bahkan saat ini terdapat beberapa titik ditandai sebagai daerah rawan kecelakaan.
"Beberapa daerah rawan ini harus diantisipasi dan diperhatikan. Para pengguna jalan seyogianya mengetahui agar bisa mengantisipasi dan lebih berhati-hati," terangnya.(Baca juga : Ini Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng yang Harus Diwaspadai )
(nun)
Lihat Juga :