Meriah! Suku Moni Rayakan Sumpah Pemuda di Intan Jaya Papua
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum pengucapan Sumpah Pemuda yang dipimpin oleh Ham Sondegau, semua yang berada di tenda diminta untuk keluar tenda, berdiri di sekitar tambak dan di lahan kebun yang akan ditanami jagung.
Baca juga: 7 Remaja di Batam Jadi Anggota Komplotan Curanmor
Pengucapan Sumpah Pemuda oleh masyarakat Intan Jaya bersama dengan TNI dan Polri berlangsung hikmat, meriah dan menggelegar. Semua yang hadir berteriak keras-keras mengikuti setiap ucapan Ham Sondegau. "Tepuk tangan semua," perintah Ham Sondegau setelah ketiga butir Sumpah Pemuda selesai diucapkan.
"Luar biasa bang. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa makin ramai Intan Jaya. Sekarang, semenjak abang disini, kelihatan banget perubahannya," kata AKBP Christian Kadang, Dansatgas Brimob Damai Cartenz kepada Raja Aibon saat berbincang bersama Wakapolres, Kabakops dan beberapa Perwira TNI-POLRI lainnya.
Acara kemudian diakhiri dengan makan siang, putar kopi, makan pinang sirih dan bakar rokok. Sebelumnya, Dansatgas YPR 305/Tengkorak menyampaikan bahwa jika ada anak-anak Intan Jaya yang sekolah SMA dan mau jadi tentara atau polisi, dipersilahkan untuk datang ke pos-pos.
"Nanti, di pos kita latihan sama-sama, diperiksa oleh dokter, dilatih oleh bapak-bapak biar siap nanti tesnya," terang Letkol Inf. Ardiansyah kepada masyarakat yang kemudian disampaikan kembali dengan bahasa Moni oleh Ham Sondegau. Semua gembira. Semua bahagia. Intan Jaya sekarang bukan yang dulu lagi. Semuanya bersatu, bertekad bersama menjaga keutuhan NKRI.
Baca juga: 7 Remaja di Batam Jadi Anggota Komplotan Curanmor
Pengucapan Sumpah Pemuda oleh masyarakat Intan Jaya bersama dengan TNI dan Polri berlangsung hikmat, meriah dan menggelegar. Semua yang hadir berteriak keras-keras mengikuti setiap ucapan Ham Sondegau. "Tepuk tangan semua," perintah Ham Sondegau setelah ketiga butir Sumpah Pemuda selesai diucapkan.
"Luar biasa bang. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa makin ramai Intan Jaya. Sekarang, semenjak abang disini, kelihatan banget perubahannya," kata AKBP Christian Kadang, Dansatgas Brimob Damai Cartenz kepada Raja Aibon saat berbincang bersama Wakapolres, Kabakops dan beberapa Perwira TNI-POLRI lainnya.
Acara kemudian diakhiri dengan makan siang, putar kopi, makan pinang sirih dan bakar rokok. Sebelumnya, Dansatgas YPR 305/Tengkorak menyampaikan bahwa jika ada anak-anak Intan Jaya yang sekolah SMA dan mau jadi tentara atau polisi, dipersilahkan untuk datang ke pos-pos.
"Nanti, di pos kita latihan sama-sama, diperiksa oleh dokter, dilatih oleh bapak-bapak biar siap nanti tesnya," terang Letkol Inf. Ardiansyah kepada masyarakat yang kemudian disampaikan kembali dengan bahasa Moni oleh Ham Sondegau. Semua gembira. Semua bahagia. Intan Jaya sekarang bukan yang dulu lagi. Semuanya bersatu, bertekad bersama menjaga keutuhan NKRI.
(eyt)
Lihat Juga :