Marak Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Jabar Imbau Warga Tidak Panik

Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:12 WIB
loading...
A A A
Dalam surat edaran itu, kata Nina, terdapat imbauan untuk masyarakat agar tidak panik dan langsung berkoordinasi dengan puskesmas setempat saat menemukan gejala gagal ginjal akut.

"Jadi masyarakat intinya mengikuti saran dokter. Kalau ada gejala itu langsung periksa ke dokter, nanti dokter lihat apakah jadi gejala atau tidak," ungkap Nina, Kamis (27/10/2022). Baca juga: Gawat! Gangguan Ginjal Akut di Jatim Capai 30 Kasus, 16 Pasien Meninggal Dunia

Selain mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi kasus gagal ginjal akut, Nina pun mengimbau apotek dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) menaati surat edaran Kemenkes terkait larangan peredaran obat sirup yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut.

Meski begitu, Nina menyatakan bahwa tidak seluruhnya obat sirup dilarang beredar. Oleh karenanya, Nina pun berharap, penarikan obat sirup harus sesuai aturan dan tidak menarik obat sirup yang tidak masuk dalam daftar obat sirup yang dilarang beredar.

Adapun obat sirup yang harus ditarik dari peredaran adalah obat sirup yang mengandung zat ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether (EGBE)."Intinya surat edaran Kemenkes sudah layangkan dan tak semua obat sirup tak boleh (beredar)," tandas Nina.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Rekomendasi
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved