Banjir Terjang Mamuju Tengah, Belasan Rumah Terendam
Kamis, 27 Oktober 2022 - 05:43 WIB
loading...
Belasan rumah di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah, terendam banjir. Foto/iNews TV/Abdul Wahid
A
A
A
MAMUJU TENGAH - Belasan rumah di Desa Kuo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, terendam banjir. Curah hujan yang tinggi, membuat air sungai meluap dan masuk ke permukiman warga.
Baca juga: Awas! Jalur Lintas Selatan Selatan Cilacap Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
Tingginya luapan air banjir, membuat aktivitas warga terganggu. Bahkan, warga terpaksa menggunakan perahu untuk seluruh aktivitas di luar rumah. Perabotan rumah warga, juga ikut terendam air banjir.
Wahyudi, salah satu warga korban banjir mengaku, banjir ini sudah sering terjadi setiap intensitas hujan tinggi di sebahagian wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. "Tetapi, banjir yang masuk ke dalam rumah, baru pertama kali ini terjadi," tuturnya.
Baca juga: Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung Penjaga Tanah Jawa yang Misterius
Air yang masuk ke dalam rumah mencapai ketinggian 40-100 cm. Dia mengaku air banjir dengan cepat masuk ke dalam rumah, sehingga tidak sempat menyelamatkan perabot rumah tangga dari terjangan banjir.
Baca juga: Kisah Moksa Prabu Brawijaya V, Ajak Istri Tercinta Masuk Kobaran Api di Pesisir Selatan Jogjakarta
Sejumlah warga terpaksa juga mengungsi ke tempat yang lebih aman, karena air banjir tak kunjung surut. Mereka sangat mengharapkan bantuan makanan dan keperluan pribadi. Warga Desa Kuo juga berharap pemerintah bisa segera mengatasi banjir tersebut.
Baca juga: Awas! Jalur Lintas Selatan Selatan Cilacap Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
Tingginya luapan air banjir, membuat aktivitas warga terganggu. Bahkan, warga terpaksa menggunakan perahu untuk seluruh aktivitas di luar rumah. Perabotan rumah warga, juga ikut terendam air banjir.
Wahyudi, salah satu warga korban banjir mengaku, banjir ini sudah sering terjadi setiap intensitas hujan tinggi di sebahagian wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. "Tetapi, banjir yang masuk ke dalam rumah, baru pertama kali ini terjadi," tuturnya.
Baca juga: Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung Penjaga Tanah Jawa yang Misterius
Air yang masuk ke dalam rumah mencapai ketinggian 40-100 cm. Dia mengaku air banjir dengan cepat masuk ke dalam rumah, sehingga tidak sempat menyelamatkan perabot rumah tangga dari terjangan banjir.
Baca juga: Kisah Moksa Prabu Brawijaya V, Ajak Istri Tercinta Masuk Kobaran Api di Pesisir Selatan Jogjakarta
Sejumlah warga terpaksa juga mengungsi ke tempat yang lebih aman, karena air banjir tak kunjung surut. Mereka sangat mengharapkan bantuan makanan dan keperluan pribadi. Warga Desa Kuo juga berharap pemerintah bisa segera mengatasi banjir tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :