Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung Penjaga Tanah Jawa yang Misterius

Senin, 24 Oktober 2022 - 05:27 WIB
loading...
A A A
Selain dalam Serat Darmagandhul, disebutkan oleh Peri Mardiyono, kisah Sabdo Palon juga muncul dalam Serat Damarwulan, dan Serat Blambangan. "Tokoh Sabdo Palon sangat dihormati di kalangan umat Hindu dan Budha di Jawa, serta kalangan aliran Kejawen," ungkap Peri Mardiyono dalam bukunya.

Baca juga: Asyik Buka Daster dan Bersetubuh di Kamar Hotel, Pasangan Mesum Panik Digerebek Satpol PP Kota Jambi

Petuah dan ajaran Sabdo Palon, juga dijadikan kitab yang mengajarkan tentang asal mula Kabupaten Pati. Sosok Sabdo Palon, juga sering dikaitkan dengan Noyogengging, yang dipercaya sebagai penasehat Brawijaya V.

Dikisahkan, Sabdo Palon, dan Noyogenggong, selalu mengiringi raja-raja Jawa di masa Hindu-Budha. Bahkan, keberadaannya juga dipercaya sudah ada sejak masa Majapahit dipimpin Ratu Trubhuwanatunggadewi. Dan keberedaraan tetap setia hingga Majapahit dipimpin Brawijaya V.

Ada pula yang menyebutkan, Sabdo Palon dan Noyogenggong, sebagai Sapu Angin dan Sapu Jagad. Peri Mardiyono menyebutkan, dalam sejumlah kisah disebutkan, Sabdo Palon dan Noyogenggong bukanlah nama asli dari penasehat raja Majapahit tersebut, namun merupakan gelar dari tugas yang diembannya.

Sabdo memiliki arti seseorang yang mampu memberikan nasihat dan ajaran. Sedangkan Palon, memiliki arti kebenaran yang bergema di alam semesta. Sehingga ketika digabungkan, Sabdo Palon memiliki makna seorang abdi yang berani menyuarakan kebenaran dan berani menanggung konsekuensi logisnya.

Sementara itu Noyogenggong, disebut Peri Mardiyono juga berasal dari dua kata, yakni Noyo yang bermakna abdi dan Genggong yang memiliki arti mengulang-ulang suara. Nayagenggong, bisa diartikan sebagai abdi yang mengingatkan raja tentang kebenaran, dan berani menanggung akibatnya.

Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit

Sabdo Palon ternyata juga banyak dikisahkan dalam Serat Jangka Jayabaya Sabdo Palon, yang diyakini sebagai karya Ronggowarsito. Pada penghujung Serat Jangka Jayabaya Sabdo Palon, yang kemudian dikenal sebagai Sabdo Palon Nagih Janji, Sabdo Palon memberitahukan tanda-tanda dia akan kembali.

Dalam syair tersebut, Sabdo Palon menyebutkan, tanda-tanda alam dan sosial kemasyarakatan akan muncul disaat dia akan kembali. Serat tersebut, juga meramalkan terjadinya huru-hara, yang berbunyi: "Miturut carita kuna, wecane janma linuwih, kang wus kocap aneng jangka, manungsa sirna sepalih, dene ta kang bisa urip yekti ana saratipun, karya nulak kang bebaya, kalisse bebaya yekti, ngulatana kang wineca para kuna,".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
BRIN Siap Selamatkan...
BRIN Siap Selamatkan Pantura Jawa lewat Giant Sea Wall
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved