Tak Ada Penerbangan Internasional, Wisman ke Jabar Baru 30.800
Senin, 06 Juli 2020 - 09:54 WIB
loading...
Sejak pandemi COVID-19 melanda dunia, penerbangan internasional di sejumlah negara termasuk Indonesia ditutup. Kondisi ini menyebabkan merosotnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) . SINDOnews/Arif
A
A
A
BANDUNG - Sejak pandemi COVID-19 melanda dunia, penerbangan internasional di sejumlah negara termasuk Indonesia ditutup. Kondisi ini menyebabkan merosotnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) baik melalui jalur udara atau laut.
Imbasnya, pariwisata tak lagi bisa diharapkan menunjang pendapatan ekonomi lokal. Kondisi terpuruknya pariwisata juga dialami Jawa Barat.
Wisatawan asing yang selama ini cukup memberi warna bagi sektor pariwisata di Jabar, kini sangat terpuruk. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat, selama periode Januari-Mei 2020, total wisatawan ke Jabar hanya 30.838 orang.
Mereka adalah wisatawan yang masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan Pelabuhan Muarajati Cirebon.
Menurut Kepala BPS Jabar Dody Herlando, jumlah wisman ke Jawa Barat tercatat 30.838 orang itu turun 54,01 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 67.059 orang.
Imbasnya, pariwisata tak lagi bisa diharapkan menunjang pendapatan ekonomi lokal. Kondisi terpuruknya pariwisata juga dialami Jawa Barat.
Wisatawan asing yang selama ini cukup memberi warna bagi sektor pariwisata di Jabar, kini sangat terpuruk. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat, selama periode Januari-Mei 2020, total wisatawan ke Jabar hanya 30.838 orang.
Mereka adalah wisatawan yang masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan Pelabuhan Muarajati Cirebon.
Menurut Kepala BPS Jabar Dody Herlando, jumlah wisman ke Jawa Barat tercatat 30.838 orang itu turun 54,01 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 67.059 orang.
Lihat Juga :