12 Kelurahan di Kota Depok Sudah Bebas COVID-19
Senin, 06 Juli 2020 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak delapan kasus. Tiga kasus merupakan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Kota Depok (Labkesda).
Dua kasus lainnya berasal dari informasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta hasil pemeriksaan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. “Dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 813 orang dan pasien yang meninggal dunia 35 orang," tukasnya.
Kemudian, sambungnya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah lima orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dua orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah satu orang.
"Sementara PDP yang meninggal saat ini berjumlah 118 orang atau tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Meski begitu, status PDP ini merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI," pungkasnya.
Dua kasus lainnya berasal dari informasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta hasil pemeriksaan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. “Dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 813 orang dan pasien yang meninggal dunia 35 orang," tukasnya.
Kemudian, sambungnya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah lima orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dua orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah satu orang.
"Sementara PDP yang meninggal saat ini berjumlah 118 orang atau tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Meski begitu, status PDP ini merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :