Sejarah Terbentuknya Tim Gegana, Diawali Isu Teror Polda Metro Jaya
Senin, 17 Oktober 2022 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Satuan Gegana terbentuk pada tanggal 27 November 1974 berdasarkan Skep Kapolda Metro Jaya tentang pembentukan kesatuan Gegana Komdak Metro Jaya, berdirinya Gegana merupakan realisasi fisik dan instruksi Menhantam Pangab Nomor : SHK/633/V/1972 tentang Penanggulangan Kejahatan Pembajakan Udara atau Laut dan Terorisme Internasional. Satuan Gegana sudah terbentuk sejak tahun 1974 namun mendapatkan pengakuan dari departemen pertahanan keamanan baru ada pada tahun 1976.
Adanya pasukan Gegana sebagai komponen pasukan elite di lingkungan Polri tersebut terus membenahi diri. Ketika Jendral Polisi Drs Anton Soedjarwo menjadi Kapolri, Gegana kemudian dikembangkan dari sebuah Satuan Kompi menjadi Detasemen sekaligus pemindahan kedudukan Mako dari Polda Metro Jaya ke daerah Petamburan.
Di bawah pimpinan Letnan Kolonel Polisi Drs Soepeno Markas Komando Gegana sempat dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Petamburan III, Jakarta Barat dan ke Mabes Polri Jakarta Selatan. Baru pada tahun 1985 terjadi peralihan kedudukan Detasemen Gegana Metro Jaya ke Komapta Polri atau sekarang yang kita kenal dengan nama Korps Brimob Polri. Baca juga: Mau Tahu Perbedaan Densus 88 dan Gegana? Simak Nih!
Tugas Pokok Satuan Gegana pada masa itu adalah membantu Kadapol VII Metro Jaya dalam tugas operasional Kepolisian, khususnya menanggulangi terorisme internasional yang melakukan pembajakan pesawat udara/ laut, penculikan terhadap Warga Negara Asing dan staf Kedutaan Besar negara asing, serta penyanderaan yang terjadi di wilayah Kodak VII Metro Jaya. Seiring perkembangan zaman, tuntutan tugas Satuan Gegana Kodak VII Metro Jaya meluas hingga mencakup seluruh wilayah NKRI.
MG/Andini Deffa Sudjatmiko
Adanya pasukan Gegana sebagai komponen pasukan elite di lingkungan Polri tersebut terus membenahi diri. Ketika Jendral Polisi Drs Anton Soedjarwo menjadi Kapolri, Gegana kemudian dikembangkan dari sebuah Satuan Kompi menjadi Detasemen sekaligus pemindahan kedudukan Mako dari Polda Metro Jaya ke daerah Petamburan.
Di bawah pimpinan Letnan Kolonel Polisi Drs Soepeno Markas Komando Gegana sempat dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Petamburan III, Jakarta Barat dan ke Mabes Polri Jakarta Selatan. Baru pada tahun 1985 terjadi peralihan kedudukan Detasemen Gegana Metro Jaya ke Komapta Polri atau sekarang yang kita kenal dengan nama Korps Brimob Polri. Baca juga: Mau Tahu Perbedaan Densus 88 dan Gegana? Simak Nih!
Tugas Pokok Satuan Gegana pada masa itu adalah membantu Kadapol VII Metro Jaya dalam tugas operasional Kepolisian, khususnya menanggulangi terorisme internasional yang melakukan pembajakan pesawat udara/ laut, penculikan terhadap Warga Negara Asing dan staf Kedutaan Besar negara asing, serta penyanderaan yang terjadi di wilayah Kodak VII Metro Jaya. Seiring perkembangan zaman, tuntutan tugas Satuan Gegana Kodak VII Metro Jaya meluas hingga mencakup seluruh wilayah NKRI.
MG/Andini Deffa Sudjatmiko
(mhd)
Lihat Juga :