Cedera Kepala pada Anak, Kapan Waktu Tepat ke Rumah Sakit? Ini Penjelasan Dokter Spesialis

Minggu, 16 Oktober 2022 - 19:23 WIB
loading...
Cedera Kepala pada Anak,...
Secara medis benturan pada kepala dapat dikelompokan dengan kategori ringan, sedang serta berat. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BOGOR - Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Siloam Hospital Asri, Dr. dr Ronny Setiawan Sp.BS., menjelaskan, secara medis cedera kepala dapat dikelompokan dengan kategori ringan, sedang serta berat.



Umumnya, cedera kepala terjadi akibat aktifitas tumbuh kembang balita, kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas pada usia produktif dan kondisi kesehatan yang semakin menurun di kalangan lanjut usia (lansia). Baca juga: Ngeri! Kepala Petarung MMA Sobek 20 Sentimeter Terbentur Kawat Oktagon yang Terlepas

Menurut dokter spesialis di RS Siloam di Pancoran Jakarta Selatan ini, tidak semua benturan yang terjadi pada organ kepala berujung pada cedera kepala serius.

"Namun harus diwaspadai dan segera dibawa ke rumah sakit jika paska benturan timbul sejumlah gejala kronis", tutur dr Ronny dalam edukasi bincang sehat melalui aplikasi Instagram (14/10/2022).

Kapan penderita cidera kepala harus dibawa ke rumah sakit? Menurut dokter Ronny, penderita harus dibawa ke rumah sakit apabila ditemui sejumlah hal sebagai berikut.

Pertama, penderita tidak sadarkan diri lebih dari lima menit. Kedua, penderita mengalami amnesia, muntah atau kejang-kejang. Ketiga, adanya gangguan komunikasi atau tidak sadarkan diri. Baca juga: Kiper Tornado FC Taufik Ramsyah Meninggal Dunia, Kenali Bahaya Cedera Kepala

"Apabila ketiga gejala ini tidak terjadi paska benturan di kepala, satu hal penting saat memberikan pertolongan adalah menenangkan si penderita dan lakukan komunikasi. Tetap waspada, mungkin saja terjadi penurunan fungsi otak paska trauma," imbuh Ronny mengingatkan.

Hambatan berkomunikasi, tambahnya, kerap terjadi usai terjadinya benturan kepala pada bayi atau usia balita. Urgensi penanganan dapat dilakukan apabila bayi/anak usia balita mengalami pingsan atau terlihat diam, membisu dengan tatapan mata yang kosong.

"Jika melihat keadaan ini terjadi pada sang bayi, orangtua harus segera membawanya ke rumah sakit. Penanganan di Instalasi Gawat Darurat secara modern dilakukan melalui CT-Scan ( hasil cepat) yang menjadi tindakan penting untuk menentukan arah tindakan selanjutnya", tutur Ronny.

Penanganan medis pada bayi pasca terjadinya trauma kepala kondisi berat, jelasnya, dilakukan melalui sejumlah tahapan, yaitu menstabilkan keadaan bayi, pemeriksaan laboratorium seperti cek darah dan CT scan kepala."Pada tahapan ini, jika terjadi pendarahan di dalam kepala yang mendesak otak, maka operasi segera dilakukan," imbuhnya.

Adapun jika terjadi pendarahan kecil, kemungkinan akan terus diobservasi guna mengantisipasi adanya penambahan volume pendarahan. Disebutkan pula dalam edukasi, pendarahan otak pasca terjadinya benturan kepala dapat memicu kondisi yang serius, bahkan kematian.

"Pasca tindakan operasi sangat mungkin dibutuhkan perawatan yang intensif dengan jenjang waktu yang cukup lama, tergantung kondisi pasien," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penanganan Trauma dengan...
Penanganan Trauma dengan Cepat dan Tepat Jadi Prioritas Cegah Komplikasi
IRT di Antapani Masih...
IRT di Antapani Masih Syok dan Menangis usai 8 Jam Dibawa Penculik Keliling Bandung
Tragis! Bocah Perempuan...
Tragis! Bocah Perempuan 12 Tahun Depresi dan Trauma Berat Akibat Dicabuli Tetangga di Cimahi
Nestapa Siswi SMP Korban...
Nestapa Siswi SMP Korban Bully di Cianjur, Trauma Enggan Masuk Sekolah
Misteri Tengkorak Kebon...
Misteri Tengkorak Kebon Kosong, Bikin Warga yang Menemukan Trauma Ketakutan
Memilukan, Bocah 7 Tahun...
Memilukan, Bocah 7 Tahun Trauma Usai 3 Kali Jadi Korban Pencabulan Tukang Becak di Malang
Raih Sertifikasi Clinical...
Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke, Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama
Serangan Jantung Ancam...
Serangan Jantung Ancam Usia Produktif, Siloam Siapkan Sistem Penanganan Terintegrasi
Tabrakan Kereta Bekasi...
Tabrakan Kereta Bekasi Picu Trauma Psikologis, Ini Penjelasan Psikolog Unair
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Agar Efektif, Ini Waktu...
Agar Efektif, Ini Waktu yang Tepat untuk Cek Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved