Kemenparekraft Dukung Tour de Flores Heritage, Puluhan Mantan Pembalap Siap Jelajahi 1001 Tikungan
Minggu, 16 Oktober 2022 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Para Legenda ini diajak untuk berhenti sejenak di pusat-pusat peradaban tua di Flores. Seperti Kota Renya Rosari Larantuka, sebagai peninggalan satu-satunya kerajaan Katolik di Indonesia, kampung-kampung adat (Nagekeo), kampung megalitik Bena (Ngada), situs Homo Floresiensis di Liang Bua (Manggarai) hingga Warloka/Golo Mori (Manggarai Barat).
Alex menjelaskan, TdFH tidak hanya sebatas mengukur jalan, tapi juga akan mengunjungi warisan-warisan budaya yang tersebar dari ujung timur hingga barat Flores. "Kita juga melakukan aksi penyelamatan lingkungan hidup berupa penanaman manggrove di beberapa titik," kata Alex.
Tidak hanya itu, para riders juga akan melakukan aksi sosial, sumbangan buku, dan penanaman Mangrove di kawasan Sikka, Maumere. "Penanaman manggrove akan difasilitasi oleh Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Ditjen (PDASRH) KLHK," pungkas Alex.
Sementara sumbangan buku, lanjutnya, dilaksanakan dengan dukungan Yayasan Flores Abdi Bangsa (FAB) dan Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB).
Alex menjelaskan, TdFH tidak hanya sebatas mengukur jalan, tapi juga akan mengunjungi warisan-warisan budaya yang tersebar dari ujung timur hingga barat Flores. "Kita juga melakukan aksi penyelamatan lingkungan hidup berupa penanaman manggrove di beberapa titik," kata Alex.
Tidak hanya itu, para riders juga akan melakukan aksi sosial, sumbangan buku, dan penanaman Mangrove di kawasan Sikka, Maumere. "Penanaman manggrove akan difasilitasi oleh Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Ditjen (PDASRH) KLHK," pungkas Alex.
Sementara sumbangan buku, lanjutnya, dilaksanakan dengan dukungan Yayasan Flores Abdi Bangsa (FAB) dan Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB).
(don)
Lihat Juga :