Waspada, Sepekan ke Depan Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Jawa Barat
Minggu, 16 Oktober 2022 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan kondisi perkembangan musim update dasarian I Oktober 2022, wilayah Jawa Barat bagian utara masih memiliki kriteria Hari Tanpa Hujan sangat pendek. Sedangkan hampir seluruh wilayah Bogor, dan Jawa Barat bagian selatan HTH nya berada pada kategori sangat pendek.
Baca: Polisi yang Coret Dinding Mapolres Luwu Sarang Korupsi Ternyata Pernah Menjabat Kanit Tipidkor.
"Curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat bagian selatan berada pada kategori tinggi. Hujan wilayah pesisir selatan pada kategori sangat tinggi, wilayah Jawa Barat bagian utara secara umum pada kategori rendah, sedangkan bagian tengah bervariasi dari rendah hingga menengah," imbuh dia.
Baca: Dinding Mapolres Luwu Dicoret Tulisan Sarang Korupsi, Kapolres: Pelaku Anggota Polisi.
Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam hari. Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus).
Baca: Polisi yang Coret Dinding Mapolres Luwu Sarang Korupsi Ternyata Pernah Menjabat Kanit Tipidkor.
"Curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat bagian selatan berada pada kategori tinggi. Hujan wilayah pesisir selatan pada kategori sangat tinggi, wilayah Jawa Barat bagian utara secara umum pada kategori rendah, sedangkan bagian tengah bervariasi dari rendah hingga menengah," imbuh dia.
Baca: Dinding Mapolres Luwu Dicoret Tulisan Sarang Korupsi, Kapolres: Pelaku Anggota Polisi.
Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam hari. Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus).
(nag)
Lihat Juga :