Sepeda Makin Diminati, Lindungi Keselamatan Pesepeda

Senin, 06 Juli 2020 - 08:09 WIB
loading...
Sepeda Makin Diminati,...
Pemerintah harus bergerak cepat membuat regulasi keselamatan di tengah tingginya euforia masyarakat bersepeda. Banyak pesepeda yang mengabaikan keselamatan saat di jalan raya. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pemerintah harus bergerak cepat membuat regulasi keselamatan di tengah tingginya euforia masyarakat bersepeda . Banyak pesepeda yang mengabaikan keselamatan saat di jalan raya.

Sepeda di masa pandemi Covid-19 tidak lagi sekadar alat berolahraga atau kendaraan untuk dipakai ke tempat tertentu. Sepeda menjadi alat rekreasi. Kegiatan bersepeda menjadi alat hiburan untuk sejenak keluar dari tekanan akibat banyaknya pembatasan yang dibuat pemerintah.

Sayangnya keselamatan sering terabaikan. Pemandangan pesepeda yang mengabaikan keselamatan antara lain terlihat pada hari Minggu (7/5/2020) kemarin. Meski car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Sudirman-Thamrin sudah ditiadakan, pesepeda tetap saja membeludak.

Akibatnya, dua jalan protokol Ibu Kota tersebut nyaris dikuasai para penggowes. Volume pesepeda yang demikian tinggi membuat sebagian di antaranya harus keluar dari jalur yang ditentukan. Kondisi ini sangat berisiko karena di saat yang bersamaan banyak kendaraan yang melintas.

Rendahnya kedisiplinan pesepeda juga tampak di malam hari. Banyak di antara pesepeda yang mengabaikan keselamatan. Misalnya tidak menggunakan tanda pemantul cahaya sehingga yang rawan memicu kecelakaan lalu lintas. (Baca: Tips dari Polisi agar Pesepeda Tak Jadi Korban Kejahatan di Jalan)

Kesadaran untuk menjaga keselamatan diri di malam hari menjadi penting karena sudah ada pesepeda yang menjadi korban kriminalitas berupa pembegalan. Kasus pesepeda yang dibegal antara lain terjadi di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Perut korban terluka akibat dibacok.

Tak hanya Jakarta, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kasus kecelakaan juga beberapa kali terjadi seiring meningkatnya pengguna sepeda. Teranyar, seorang pria 74 tahun bernama Moh Bashori tewas ditabrak mobil saat mengendarai sepeda di Jalan Majapahit atau Ring Road Timur, Bantul, DIY.

Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia mencatat, terjadi peningkatan signifikan pesepeda di DKI Jakarta hingga 1.000% atau 10 kali lipat selama pandemi Covid-19, khususnya di kawasan Thamrin dan Sudirman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Jakarta...
Cetak Sejarah, Jakarta Pro Cycling Team Kuasai Tour de Algerie 2026
Ini 4 Pilihan Olahraga...
Ini 4 Pilihan Olahraga yang Cocok Dilakukan Pasca Lebaran
Warna Baru, Semangat...
Warna Baru, Semangat Baru: TSG Siap Dominasi Panggung Balap Asia 2026
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved