Program Kelapa Genjah 1 Juta Batang di Solo Raya Tunjukkan Hasil Baik

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 10:21 WIB
loading...
Program Kelapa Genjah...
Tampak Presiden Jokowi saat melakukan penanaman pohon kelapa genjah beberapa waktu lalu. (Ist)
A A A
SOLO - Program kelapa genjah 1 juta batang se-Indonesia di Solo Raya menunjukkan hasil yang baik. Kelapa genjah yang ditanam pada Agustus 2022 kini sudah tumbuh 100%, bahkan terdapat tunas baru.

Alokasi bantuan bibit kelapa genjah Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Solo Raya cukup besar. Mencakup Kabupaten Sukoharjo sebanyak 110.000 pohon, Boyolali 58.000, dan Karanganyar 59.000 pohon.

Bantuan bibit diberikan saat pencanangan Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pertengahan Agustus 2022.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah menjelaskan, penanaman kelapa genjah merupakan bagian dari program ketahanan pangan, sekaligus upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Kementan menargetkan penanaman sejuta kelapa genjah pada periode 2022-2023.

"Solo Raya harus berhasil, pemeliharaan dan kebutuhan lainya harus terpenuhi, jangan sampai kurang," kata Andi, baru-baru ini dikutip Sabtu (15/10/2022).

Kementan melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program berjalan baik. Tujuan akhirnya, terbangun kawasan kelapa genjah yang bisa mendongkrak pendapatan masyarakat dan ekonomi nasional.

Dia menuturkan, Solo Raya terutama Sukoharjo menjadi percontohan bagi daerah lain. Dia menambahkan, pertumbuhan tanaman yang baik tak lepas dari respons warga yang sangat tinggi kala menanam dan memelihara.

Di Solo Raya, khususnya di Sukoharjo, kelapa diolah jadi gula semut dan minyak kelapa. Dia melanjutkan, karena respons yang baik itu sisa alokasi bantuan kelapa tahun ini 100.000 pohon fokuskan ditanam di Sukoharjo.

"Karena lahan pekarangan masih tersedia luas dan respons masyarakat untuk tanam dengan pemiliharaan yang serius sangat tinggi. Dan juga pemerintah Sukoharjo memiliki komitmen serius untuk mengawalnya," ungkapnya.

Ada sejumlah varietas kelapa genjah yang jadi pilihan, meliputi entog, kuning nias, kuning bali, pandan wangi, dan kopyor. Kelapa genjah bisa dipanen dalam waktu tiga hingga empat tahun dari sejak awal tanam.

Masing-masing varietas memiliki keunggulan. Varietas entog punya potensi buah per pohon per tahun mencapai 95 butir dengan jumlah buah per tandan enam hingga tujuh butir, dan kadar kemanisan air buah 6% Brix, berat daging buah 437 gram, dan mulai panen di umur 4 tahun.

Baca: Penasihat Hukum Keluarga Bos Judi Online Apin BK Mengundurkan Diri, Kenapa?.

Sedangkan varietas kuning nias menghasilkan buah per pohon per tahun 60-120 butir, berat daging buah mencapai 159 gram dengan kadar minyak 62%. Kelapa genjah kuning nias ini mulai panen pada umur 4 tahun.

Keunggulan varietas kuning bali adalah potensi buah per pohon per tahun 60-110 butir, berat daging buah mencapai 177 gram dengan kadar minyak sekitar 61%. Kelapa varietas ini mulai bisa dipanen di umur 4 tahun.

Kelapa genjah pandan wangi punya keunggulan kadar kemanisan air buah 6,25 % Brix, aroma air dan daging buah muda dengan wangi pandan, rasa air dan daging buah bercita rasa pandan, serta jumlah buah 151 butir per pohon per tahun. Tanaman jenis ini mulai bisa dipanen umur tiga tahun.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Sambu Group Salurkan...
Sambu Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp500 Juta bagi Korban Bencana Sumatera
Mahasiswa Unhas Raih...
Mahasiswa Unhas Raih Beasiswa Kelapa, Jerry: Pertanian Senjata Rahasia Indonesia
Solo Kondusif, Penjagaan...
Solo Kondusif, Penjagaan di Rumah Jokowi Tampak Dilonggarkan
Demo Marak di Berbagai...
Demo Marak di Berbagai Daerah, Rumah Jokowi di Solo Dijaga Ketat Aparat
KARA Raih Pengakuan...
KARA Raih Pengakuan Bergengsi di Level Nasional usai Sabet IBEICV 2026
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Kaesang Sebut Jawa Tengah...
Kaesang Sebut Jawa Tengah Kandang Gajah, Jubir PSI Bicara Basis Utama Loyalis Jokowi
Rekomendasi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved