Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Gagas Perkebunan Cabai dan Bawang
Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Terkait pemasaran juga ada banyak persoalan, salah satunya setelah panen petani harus dipaksa menjualnya dengan harga murah. “Maka kami mengajak mereka menjadi mitra, mereka yang mengelola perkebunan ini dan setelah panen dan dijual hasilnya dibagi 2," tutur mantan Direktur Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.
Menurut Panca, dinas terkait dan koperasi harus berperan aktif termasuk dalam pengendalian harga barang pokok. "Dengan program ini diharapkan tak ada lagi spekulasi harga," tuturnya. Baca juga: Musim Hujan Tiba, Harga Cabai Merah Keriting Tambah Pedas: Naik Rp10.000 per Kg
Untuk mencegah spekulasi harga pangan nanti semua pihak harus bersinergi. Daerah yang kekurangan bahan pokok harus di-support daerah lain sehingga tidak ada inflasi yang berlebihan.
Petani bernama Soleh, yang dipercayakan Panca mengelola mengaku senang karena selama ini kesulitan lahan dan modal. “Terus terang senang sekali dipercayakan kapolda untuk mengarap lahan seluas 2 hektare ini untuk menanam cabai karena hasilnya nanti dibagi dua,” katanya.
Menurut Panca, dinas terkait dan koperasi harus berperan aktif termasuk dalam pengendalian harga barang pokok. "Dengan program ini diharapkan tak ada lagi spekulasi harga," tuturnya. Baca juga: Musim Hujan Tiba, Harga Cabai Merah Keriting Tambah Pedas: Naik Rp10.000 per Kg
Untuk mencegah spekulasi harga pangan nanti semua pihak harus bersinergi. Daerah yang kekurangan bahan pokok harus di-support daerah lain sehingga tidak ada inflasi yang berlebihan.
Petani bernama Soleh, yang dipercayakan Panca mengelola mengaku senang karena selama ini kesulitan lahan dan modal. “Terus terang senang sekali dipercayakan kapolda untuk mengarap lahan seluas 2 hektare ini untuk menanam cabai karena hasilnya nanti dibagi dua,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :